4 Jenis Trader dalam Forex, Para Pemula Wajib Tahu

Jenis trader dalam Forex ada banyak sekali. Setiap jenisnya tentu memiliki ketentuan yang berbeda-beda, mulai dari tingkat risiko, target pasar, hingga frekuensi trading. Hal ini sangat penting untuk Anda ketahui, terlebih ketika baru tahap awal bergabung ke dunia trading Forex trading terpercaya.

Jenis Trader dalam Forex, Para Pemula Wajib Tahu

Inilah Jenis Trader dalam Forex yang Perlu Anda Ketahui!

Secara umum, trader dalam Forex terbagi menjadi 4 jenis. Sebut saja Day Trader, Scalper Trader, Position Trader, serta Swing Trader. Perbedaan yang paling mencolok dari keempat jenis tersebut bisa Anda lihat melalui sistem trading, time frame serta strategi mengatur risiko. Supaya lebih jelas, silahkan simak uraian lengkapnya berikut ini.

  1. Day Trader

Jenis trader dalam Forex yang pertama adalah Day Trader. Sesuai dengan namanya, dalam hal ini trader melakukan aktivitas trading harian. Segala bentuk transaksi akan diselesaikan sebelum penutupan pasar baik untuk maupun rugi.

Rentang waktu yang Day Trader perlukan berkisar antara menit hingga jam saja. Keunggulan menggunakan sistem trader harian akan jauh lebih aman dan tenang. Pasalnya, mereka tak perlu menahan posisi saham, yang bisa memicu kekhawatiran terkait kabar harga di pasaran.

  1. Scalper Trader

Selanjutnya ada Scalper Trader, sebutan ini merujuk pada trader yang menggunakan strategi scalping. Mengingat para trader hanya memegang posisi dalam hitungan waktu detik ke menit.  Sehingga frekuensi trading pada jenis ini jauh lebih tinggi, jika dibandingkan trader yang lain.

Ciri khas Scalper Trader adalah target profit yang relatif kecil. Jenis ini sangat cocok untuk orang-orang yang memiliki banyak waktu luang. Namun risikonya cenderung tinggi, terlebih ketika harga tiba-tiba bergerak ke arah berlawanan.

  1. Swing Trader

Swing Trader merujuk pada trader yang menahan posisinya selama beberapa hari, namun kurang dari 1 minggu. Para trader dengan waktu luang yang cukup terbatas sangat cocok dengan jenis satu ini. Grafik yang menjadi panduan transaksi menerapkan jangka waktu 1 dan 4 jam. Sehingga skemanya jauh lebih konservatif dari Day maupun Scalper Trader exness.

  1. Position Trader

Jenis terakhir yakni Position Trader. Pada jenis ini trader melakukan transaksi dalam rentang waktu mingguan bahkan bulanan. Gaya tradingnya pun disesuaikan dengan analisis fundamental serta data-data ekonomi. Salah satu keunggulannya adalah hemat waktu, karena tidak perlu memantau harga setiap saat.

Demikian tadi uraian tentang jenis trader dalam Forex, yang perlu Anda pahami sebelum terjun ke dunia trading. Selain mengetahui jenisnya, jangan lupa terus belajar strategi trading bersama broker terbaik. Salah satu yang bisa Anda pertimbangkan adalah Brokerindo. Sekian, semoga bermanfaat!

 

 

Tinggalkan sebuah Komentar