Ada Apa Dibalik Melejitnya Harga Saham Farmasi?

Dibalik Melejitnya Harga Saham Farmasi

Saham Farmasi – Maraknya pandemi yang sampai sekarang ini masih belum tertuntaskan membuat sektor perekonomian mengalami dampak yang begitu signifikan. Berhentinya aktivitas bisnis juga menjadi pengaruh yang tidak kalah menusuk.

Pasalnya banyak pula investor yang mengalami kerugian sehigga membuatnya tidak lagi menanam saham di beberapa perusahaan. Disamping itu baru-baru ini terdengar sebuah kabar tentang menggeliatnya saham farmasi.

Lantas apa sebenarnya cerita dibalik persoalan tersebut?.  Dikutip dari sumber terpercaya Investing.com menyebutkan bahwa saham perusahaan farmasi kembali menggeliat dalam perdagangan.

Adapun rencana datangnya puluhan juta vaksin Astrazaneca untuk corona lewat skema kerjasama dengan Multilateral GAVI Covax Facility seolah menjadi hembusan angin segar bagi perusahaan yang bergerak di bidang farmasi tersebut.

Bakal Melonjak Tajam Hingga 8,39%

Bahkan saham farmasi diperkirakan melonjak tajam hingga menyentuh angka 250 poin atau sekitar 8,39%. Namun sangat disayangkan apabila dilihat dalam kurun waktu satu minggu harga saham KAEF masih terbilang dibawah standart rata-rata.

Sedangkan untuk PT Indofarma TBK sendiri juga ikut merasakan dampak baiknya. Pasalnya poin yang didapatkannya mencapai 140 atau kisaran 4,88%.

Baca Juga : Inilah Alasan Dollar AS Menguat Awal Februari 2021

Namun lagi-lagi harga tersebut masih kalah jauh dengan pekan lalu yang sudah mencapai 38,32%. Sementara itu pada saham PT Kalbe Farma TBK meluncur sebanyak 30 poin dengan presentasi mencapai 2,01%. Dalam seminggu ini perkiraan jatuhnya harga saham hanya sekitar KLBF hanya anjlok sekitar 1,62%.

Belum Sempat Mengalami Lonjakan Tinggi

Pada kenyataannya ketiga saham yang sudah disebutkan tadi sempat mengalami lonjakan tinggi hanya saja adanya aksi profit taking mengharuskannya hanya mempu naik dalam single digit saja.

Menurut kutipan dari Investing.com M.Nafan Aji Gusta Utama selaku Analisis Binartha Sekuritas memberikan penjelasan bahwa saham pada perusahaan farmasi tersebut memang tidak ditutup secara menguat karena ada aksi profit taking.

Itulah sekiranya informasi atau berita terbaru mengenai dibalik menggeliatnya saham farmasi yang dapat memperluas wawasan Anda. Dengan demikian Anda juga lebih memahami bahwa kondisi pandemi seperti sekarang ini memang cukup sulit untuk semua sektor, sehingga membutuhkan kesabaran ekstra dalam menaikkan angka saham yang memang sedang menurun drastis.

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar