Alasan Nilai Tukar Rupiah Terakhir Masih Terpantau Stabil

Nilai tukar rupiah masih tergolong stabil dalam beberapa hari terakhir. Meski dalam proses pergerakannya melawan nilai dollar AS masih belum sepenuhnya kuat serta cenderung masih sangat lemah dalam berbagai factor yang sebenarnya tergolong cukup untuk bisa bersaing dalam pasar modal.

Alasan Nilai Tukar Rupiah Terakhir Masih Terpantau Stabil

Satu hal yang perlu untuk diperhatikan bahwa data mengenai nilai tukar mata uang rupiah yang masih kalah dibandingkan dengan nilai dari dollar AS tentunya membuat beberapa pihak merasa heran. Hal ini dikarenakan kualitas perkembangan ekonomi dalam negeri sangat cenderung menguat.

Bahkan Indonesia terbilang stabil dalam beberapa tahun dan bulan terakhir, apalagi dengan ancaman resesi 2023 yang diprediksi akan terjadi. Akan tetapi kualitas Nilai tukar rupiah masih cenderung lemah dan tidak mampu untuk bersaing melawan nominasi dari dollar.

Setidaknya ada beberapa alasan penting yang perlu diketahui mengapa hal tersebut bisa terjadi sebagai salah satu bentuk mekanisme ulang dalam melihat pasar modal, khususnya dalam broker forex terbaik untuk pemula. Beberapa  pengamat juga ikut memberikan alasannya sebagai berikut.

Nilai Tukar Rupiah Masih Lemah Lawan Dollar Karena Kebijakan Pelaku Pasar

Seperti rilis data terbaru bahwa saat ini nilai tukar tersebut khususnya dari rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) cenderung masih tidak kuat hingga waktu perdagangan di sore hari ini, Kurs Rupiah masih terpantau lemah di 20 point ke level Rp14.825 jika head to head kepada USD.

Salah satu yang menjadi alasan utama mengapa hal tersebut bisa terjadi karena dipengaruhi oleh pelaku pasar modal sendiri. Kebijakan tersebut adalah kecenderungan mayoritas pelaku pasar untuk melakukan wait and see pada proses perkembangan pasar dalam kuartal I tahun 2023 kali ini.

Kebijakan tersebut nampaknya akan berbanding terbalik dengan semua mekanisme terbaru yang secara khusus diambil Indonesia untuk menstimulus jalanya ekonomi. Sehingga sampai saat ini kualitas pertumbuhan ekonomi terus meningkat dan tentunya jauh dari ekspektasi yang awalnya 4,95% saat ini bisa tembus hingga 5% lebih.

Meski demikian kebijakan pelaku pasar yang memang menyeluruh dan universal nampaknya juga akan memberikan pengaruh lebih mengapa Nilai tukar rupiah masih tergolong lemah jika dibandingkan dengan Dollar AS. Situs resmi octafx

 

Tinggalkan sebuah Komentar