Ambruknya Mata Uang Digital Cryptocurrency Jenis Dogecoin

Perkembangan teknologi yang kian pesat membawa dunia jauh lebih maju. Penggunaan mata uang digital juga kian meningkat peminatnya. Salah satunya peminat cryptocurrency. Untuk harga atau nilai dari mata uang digital ini sangatlah variatif. Belakangan ini nilai mata uang cryptocurrency jenis dogecoin tengah menurun.

Berdasarkan data pantau berikut, dapat Anda simak variatif penurunannya. Pertama dialami paling besar oleh cryptocurrency jenis Bitcoin, yaitu 0,86% atau senilai US$ 35.327,40 per koinnya. Lalu diikuti oleh Binance Coin sebesar 0,11% atau setara dengan US$ 334,35 per koin, Litecoin 0,51% atau US$ 152,45 per koin.

Dogecoin Terus Merosot

Dan yang paling mengejutkan ialah penurunan cryptocurrency jenis dogecoin. Yaitu sebesar 3,41% atau setara dengan US$ 0,270 per koinnya. Nilai yang sangat ambruk daripada jenis cryptocurrency lainnya. Hal ini menimbulkan kekhawatiran dari para investor. Ditakuti akan terjadi dead cat bounce.

Baca juga disini : Penyebab Kenaikan Mata Uang Cryptocurrency

Yang merupakan analisis teknikal untuk menunjukkan berlnjutnya tren akan penurunan. Dan hal ini bisa saja terjadi apabila cryptocurrency dogecoin terus mengalami pemerosotan. Lalu mengalami kenaikan tinggi seolah – olah sudah selesai masa krisisnya. Tetapi setelahnya akan jauh lebih miris merosot harga dari sebelumnya.

Selain itu investor juga khawatir kalau sampai terjadi death cross. Suatu situasi yang mengharuskan pemotongan indikator rerata dari pergerakan selama 50 hari atau moving average. Dengan adanya rerata pergerakan 100 hari serta 200 hari. Yang mana nantinya MA 50 akan memotong MA 100 serta MA 200 dari atas ke bawah.

Sempat Naik Sesaat

Pada beberapa hari sebelumnya, sudah mulai ada rebound dari beberapa jenis mata uang cryptorrency. Yang mana dilihat dari CoinDesk yang sudah mengamati beberapa analisis tetap bullish akan ekuitasnya. Begitupun yang dialami oleh cryptocurrency jenis dogecoin, yang sangat diharapkan terjadinya situasi terbalik atau stabil kembali.

Meski sudah ada data yang menyatakan beberapa jenis cryptocurrency sudah mengalami rebound, tetap saja harus ada kewaspadaan yang ketat. Karena catatan yang menyatakan melemahnya nilai mata uang tersebut hanya berkurang, bukan sepenuhnya sudah mengalami kestabilan.

Tinggalkan sebuah Komentar