Apa itu Trading Forex

Forex adalah singkatan dari bahasa inggris Foreign Exchange dan dalam bahasa Indonesia sering juga disebut dengan valuta asing atau valas. Perdagangan Forex adalah sebuah kegiatan tukar menukar mata uang dari satu negara dan negara lain karena adanya perbedaan nilai tukar dari setiap negara. Banyak orang yang melakukan perdagangan forex atau trading forex lewat broker forex karena akan menerima sejumlah keuntungan dari selisih kedua pasangan mata uang.

apa itu trading forex

Secara umum perdagangan pada Forex sama saja dengan perdagangan pada saham. Perbedaan hanya terletak pada objek yang dijadikan tujuan transaksi yaitu mata uang dan saham. Meski begitu banyak pihak yang menilai bahwa trading forex adalah judi. Karena pertaruhan untung-untungan tanpa ada yang mendasari alasan perdagangan tersebut. Selain itu trading forex juga memiliki tingkat risiko sangat tinggi namun hasil yang akan diberikan juga akan sangat tinggi juga.

Namun sebenarnya Forex dan judi itu sesuatu yang sangat jauh berbeda dan bisa dikatakan bahwa Forex bukan merupakan aksi perjudian. Ada beberapa hal yang membedakannya seperti forex digerakkan oleh aksi pasar yang jelas dan tidak sepenuhnya gambling. Apalagi dalam trading Forex sangat ditentukan oleh faktor teknikal dan juga fundamental. Lalu judi merupakan aksi yang tanpa berdasar dan tidak ada suatu kejelasan dari aksi yang diambil tersebut.

Perbedaan Trading Forex dan Money Changer

Perlu diketahui bahwa trading Forex berbeda juga dengan Money Changer meskipun kegiatan yang dilakukan adalah sama yaitu tukar menukar mata uang asing. Money Changer dilakukan karena adanya kebutuhan menggunakan mata uang negara lain. Sehingga kita harus menukarnya dengan uang yang kita pegang saat ini.

perbadaan forex dan money changer

Sementara itu trading Forex memiliki tujuan lain dibandingkan dengan Money Changer. Trading Forex dilakukan untuk mendapatkan keuntungan dari perbedaan nilai tukar mata uang suatu negara. Ada banyak hal yang menyebabkan setiap negara memiliki nilai tukar mata uang yang berbeda-beda. Penyebab pertama karena tingkat inflasi setiap negara beda-beda yaitu seberapa banyak yang yang beredar di masyarakat terhadap jumlah barang yang diperjualbelikan.

Semakin rendah tingkat inflasi dan terus konsisten, maka minat terhadap mata uang itu juga akan tinggi dan berdampak ke nilai tukarnya yang naik. Selain itu penyebab perbedaan nilai tukar juga disebabkan oleh kebijakan suku bunga tiap negara yang berbeda-beda. Suku bunga ini juga sangat berpengaruh terhadap tingkat inflasi.

forex adalah

Penyebab selanjutnya adalah neraca perdagangan dimana jika surplus neraca perdagangan suatu negara cukup tinggi, maka nilai tukar mata uang juga akan meningkat. Karena otomatis negara tersebut akan menerima lebih banyak uang dari rekan dagangnya.

Namun jika justru dalam kondisi defisit, maka negara tersebut harus membeli mata uang rekan dagangnya untuk membayar kebutuhan perdagangan. Masih banyak lagi faktor penyebab nilai tukar mata uang berbeda seperti ekspor impor, ekonomi dan politik serta hutang publik.

Baca juga disini : Apa Itu Spread, Lot, Laverage, Margin Pada Forex Trading

Gambaran mudahnya trading Forex seperti saat melakukan pembelian mata uang Dolar AS senilai $100 saat nilai tukar rupiah di 15.000 dan kita membutuhkan uang sebesar 1.500.000. Kemudian selang beberapa hari terjadi perubahan nilai tukar karena kondisi politik tidak stabil. Sehingga menyebabkan nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS mengalami pelemahan menjadi 15.500. Maka kita akan menjual kembali $100 menjadi rupiah sehingga mendapatkan 1.550.000 atau untung 50.000.

Pasar Forex

Jika kita telah mulai memahami apa itu Forex, maka secara perlahan kita juga akan bertanya-tanya apa itu pasar Forex. Sesuai namanya pasar forex adalah pasar yang menyediakan banyak sekali mata uang yang akan diperdagangkan. Pelaku pasar di pasar forex ini bisa dari semua kalangan mulai dari bank-bank, perusahaan, sampai pemerintah juga bisa ikut andil ke dalam pasar forex.

pengertian pasar forex

Melihat banyaknya pihak yang terlibat dalam transaksi jual beli mata uang, membuat trading Forex tampak begitu menjanjikan. Bayangkan saja dalam sehari ada perputaran uang di pasar Forex senilai $4 Triliun. Apalagi jam pasar forex terbuka selama 24 jam Senin-Jumat karena setiap negara memiliki jam kerja yang berbeda-beda.

Ada empat sesi perdagangan di pasar Forex mulai dari pasar Australia mulai pukul 05:00–14:00 WIB, pasar Asia Tokyo 07:00-16:00 WIB, pasar Eropa 13:00-22:00 WIB dan pasar Amerika 20:00-05:00 WIB. Kita bisa memanfaatkan jam buka yang sangat lama ini untuk mendapatkan keuntungan.

Resiko Trading Forex

Setelah mengenal apa itu forex dan seluk beluk mengenai forex, kita juga perlu memahami risiko yang harus kita terima jika memutuskan untuk terjun menjadi trader forex. Ada beberapa risiko yang selalu mengintai setiap trader pemula dan juga senior yaitu volatilitas, leverage, psikologi dan penipuan. Tantangan utama seorang trader adalah volatilitas pasar yang sangat tinggi yaitu jarak naik turunnya nilai tukar yang cukup jauh.

resiko trading forex

Baca juga disini : Tips Broker Forex Terbaik Untuk Pemula

Jika volatilitas semakin tinggi, maka juga menyebabkan risiko kebangkrutan juga semakin tinggi tapi juga keuntungan semakin besar jika mampu bertahan. Tapi masuk ke dalam pasar ketika volatilitas tinggi bukan merupakan pilihan yang bijak. Seorang trader profesional saja pasti akan berpikir ulang jika masuk ke pasar ketika volatilitasnya tinggi.

Risiko yang perlu kita ketahui selanjutnya adalah tekanan psikologi. Banyak sekali orang yang sudah sangat lama berdagang forex tapi tidak mendapatkan keuntungan atau keuntungan yang tidak pernah besar. Hal itu bisa disebabkan oleh psikologi trader yang belum matang dan baik.

Apalagi setiap orang pasti memiliki kematangan dan kestabilan emosional yang berbeda-beda. Sehingga kita tidak bisa membandingkan ketika orang baru terjun ke forex tapi langsung untung dengan orang lama tapi selalu rugi. Itu semua ditentukan oleh psikologi trader yang bisa terbentuk karena pengalaman trading atau juga terbentuk saat baru terjun ke dunia trading.

Risiko utama yang harus kita siapkan jika ingin menjadi seorang trader forex adalah risiko mengalami kerugian yang tidak sedikit. Tidak sedikit orang yang harus kehilangan harta bendanya karena trading tanpa memperhatikan hal-hal yang utama seperti psikologi dan kekuatan modal. Itu adalah persiapan yang harus kita siapkan dan matangkan saat sebelum memutuskan terjun ke trading forex.

Memang benar kita tidak boleh takut rugi, karena kerugian dalam bisnis adalah sebuah kepastian yang tidak bisa ditolak. Tapi kita harus bisa meminimalisir kerugian tersebut agar tetap rendah dan memaksimalkan keuntungan yang kita dapatkan agar terus bisa meningkat semakin besar. Untuk bisa mendapatkan semua itu kita perlu ilmu trading, pengalaman, disiplin dalam berdagang dan emosi serta psikologi yang terus diasah.

Jangan sampai kita terus mengalami kerugian trading forex karena tidak mampu mengontrol psikologi dan emosi ketika masuk pasar. Karena dua hal tersebut adalah menjadi kunci utama untuk meraih kesuksesan di dunia trading setelah menguasai ilmu trading dan pengalaman yang mumpuni. Pastikan selalu mengasah emosi dan psikologi trading forex dengan baik.

Tinggalkan sebuah Komentar