Apa Itu Spread, Lot, Leverage dan Margin

Trading forex adalah salah satu jenis perdagangan yang hanya terfokus pada pasar mata uang global. Sehingga objek yang menjadi transaksi adalah mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lain. Kehadiran trading forex ini disebabkan oleh adanya nilai tukar mata uang antara negara yang berbeda-beda. Jadi para trader akan mengambil selisih nilai tukar tersebut sebagai keuntungannya.

pengertian spread, lot, margin dan laverage

Bagi kita yang baru mengenal dunia trading forex, ada banyak sekali istilah yang perlu kita ketahui dan pahami dengan baik. Karena istilah itu adalah bagian dari perdagangan Forex sehingga tidak bisa dipisahkan sama sekali.

Apalagi jika kita memutuskan untuk menjadi seorang trader, maka kita perlu paham beberapa istilah utama seperti spread perdagangan, lot, leverage dan juga margin. Semua istilah tersebut akan sering kita temui jika melakukan perdagangan di pasar mata uang global.

Spread Pada Trading Forex

Istilah pertama yang perlu kita ketahui dalam dunia perdagangan Forex adalah Spread. Pengertian sederhana dari Spread adalah selisih poin yang terjadi antara bid atau harga jual dan ask atau harga beli, atau jarak antara quotes buy dan sell dalam perdagangan Forex. Selisih antara keduanya inilah yang dimanfaatkan para broker untuk menjadi keuntungannya atau bahasa mudahnya biaya transaksi buy atau sell selain biaya swap, komisi dan lain-lain.

spread pada trading forex

Karena memang beberapa broker perdagangan forex ada yang memberlakukan biaya perdagangan berlapis mulai dari spread, swap, komisi dan biaya lainnya. Karena hanya dari biaya itulah para broker bisa mendapatkan keuntungan untuk menjalankan operasional perusahaan dan melayani setiap perdagangan para trader forex.

 Baca Juga disini ; Broker Forex Dengan Spread Rendah

Namun tidak sedikit juga broker yang memberikan kebebasan biaya swap khusus muslim dengan mengubahnya pada personal area akun perdagangan. Beberapa broker juga memberlakukan spread yang sangat tipis sehingga akan memudahkan para trader forex untuk mendapatkan keuntungan terutama bagi trader yang bertipe scalping. Untuk spread yang sangat kecil, biasanya para trader harus melakukan deposito dana dalam jumlah tertentu sebagai komitmen.

Pengertian Lot

Nah istilah selanjutnya yang perlu kita ketahui jika menjadi seorang trader adalah Lot. Bahkan lot menjadi salah satu bagian paling penting dalam perdagangan forex. Secara umum lot adalah standar satuan transaksi forex di dunia dimana 100 ribu unit mata uang standar untuk akun standar, 10 ribu unit bagi akun mini dan 1000 unit untuk akun kecil atau mikro. Besarnya lot yang kita pasangan saat melakukan transaksi forex akan sangat berpengaruh pada besar kecilnya transaksi mata uang yang kita lakukan.

Penjelasan yang lebih sederhana adalah setiap lot mewakili besaran modal kita yang digunakan untuk berdagang. Semakin besar modal yang kita siapkan maka ukuran lot juga akan semakin besar karena jumlah yang kita perdagangkan juga semakin besar. Begitu juga sebaliknya, semakin kecil modal maka lot yang bisa kita pasang juga akan terbatas.

Lot biasanya menggambarkan seberapa banyak modal yang kita gunakan untuk satu transaksi mata uang. Misalkan saja 1 lot mewakili perdagangan sebesar 1000 USD maka ketika melakukan pembelian pada pasangan mata uang EURUSD senilai 1000 USD. Untuk trader kecil biasanya menggunakan ukuran lot standar 0,01 dimana setiap pergerakan pasangan mata uang sebesar 100 poin maka akan menghasilkan keuntungan atau kerugian kurang lebih 1 USD ditambah spread broker.

Pengaturan lot sangat penting sekali dalam perdagangan forex. Karena jika kita sembarangan memasang lot, maka bisa saja kita justru mengalami kebangkrutan. Modal trading sebesar 100 USD tidak mungkin bisa memasang lot sampai 1 lot. Meskipun bisa itu akan membuat kita mengalami kebangkrutan lebih cepat.

Dalam trading forex lot ini harus kita masukkan dalam rencana perdagangan yang sudah kita susun sebelumnya. Tentunya besaran lot disesuaikan dengan banyaknya modal yang kita siapkan untuk perdagangan forex. Jika kita telah melakukan semua itu, maka alur perdagangan kita akan lebih jelas dan keuntungan serta kerugian bisa diukur dengan baik.

Leverage dan Fungsinya

Leverage adalah salah satu bagian dari perdagangan forex yang tidak bersentuhan langsung dengan trader tapi akan mempengaruhi seberapa besar lot yang bisa dipasang oleh trader. Pengertian singkatnya leverage adalah daya ungkit yang diberikan oleh broker kepada trader yang memberikan peluang para trader untuk bertransaksi di atas modal yang telah dimilikinya. Tingkatan leverage yang bisa kita pilih mulai dari 1:1, 1:50, 1:100, 1:500, 1:1000 bahkan beberapa broker menyediakan leverage sampai 1:3000.

fungsi lot, spread, margin, laverage dalam trading

Perbandingan tersebut merupakan daya ungkit tambahan yang diberikan kepada kita untuk bertransaksi forex. Misalkan kita memilih leverage 1:100 dengan modal 100 USD, maka seolah-olah saat berdagang kita telah disediakan modal oleh broker sampai 100 USD dikali 100. Keuntungannya kita bisa memasang lot ekstra besar karena modal kita telah diungkit agar lebih besar dari modal asli.

Tapi kita juga harus paham dengan baik risiko memilih leverage yang besar. Jika kita memilih leverage 1:100 maka modal akan dikalikan 100. Sehingga lot akan bisa jauh lebih besar dan mendapatkan lebih banyak keuntungan. Sayangnya lot yang besar bisa menjadi senjata makan tuan bagi para trader yang tidak mampu mengontrol emosi, psikologi dan money management.

Banyak yang menyarankan agar kita tidak memilih leverage yang besar jika memang baru masuk ke dunia trading forex. Karena jika kita masuk ke pasar dengan leverage besar, maka lot akan besar dan jika salah arah maka kita langsung kehabisan modal karena modal asli hanya kecil.

Pengertian dan Ilustrasi Margin

Margin memiliki kaitan yang sangat erat dengan leverage dan lot. Sehingga kita perlu mengetahui dan memahaminya dengan baik untuk bisa trading forex dengan lancar. Dengan adanya fitur Margin dan Leverage membuat para pedagang tidak perlu memiliki modal besar untuk melakukan transaksi yang besar.

Misalkan ingin membeli EURUSD senilai 10.000 USD maka kita tidak membutuhkan uang tunai ke deposit sebesar 10.000, tapi dengan memanfaatkan fitur Margin dan Leverage. Margin memiliki arti jumlah deposit yang kita butuhkan untuk bisa mempertahankan posisi perdagangan.

Contohnya minimal margin yang harus kita siapkan jika bertransaksi adalah 1%. Artinya untuk bisa mempertahankan transaksi yang terbuka senilai 100.000 USD, maka kita membutuhkan dana yang ada di dalam deposit senilai 1% atau 1000 USD.

Jika kita telah memutuskan masuk ke dalam pasar dan melakukan penjualan atau pembelian pasangan mata uang,maka kita telah menggunakan sebagian modal deposito kita. Misalkan kita melakukan deposito modal senilai 5000 USD, dan masuk ke pasar dengan 1 lot standar senilai 100 ribu unit.

Sehingga ilustrasinya 100.000 x 1% = 1000 USD adalah margin yang ditahan pihak broker karena telah melakukan transaksi 1 lot standar. Sisa modal yaitu 4000 USD akan digunakan untuk menahan pergerakan harga mata uang.

Itulah beberapa penjelasan sederhana dari istilah-istilah dalam dunia trading forex seperti spread, lot, leverage dan juga margin. Jika kita telah memahami semua istilah tersebut, maka kita bisa dengan mudah masuk ke dalam pasar tanpa bingung bagaimana sistem kerjanya.

Tinggalkan sebuah Komentar