Kecepatan Bearish Meningkat, Apa yang Terjadi?

Kecepatan Bearish MeningkatKabar mengenai kecepatan bearish meningkat sangat cepat menyebar. Ini terjadi salah satunya karena greenback yang menjadi lebnih rendah pada hari senin. Berbagai hal tersebut memang bisa mungkin untuk terjadi.

Meskipun penurunan tersebut terjadi, dan mengalami pengurangan ditertangan sesi AS. Ini terjadi akbibat Wall Street yang kemudian kehilangan kekuatannya. Namun diharapkan seluruh pelaku pasar tetap harus bisa fokus pada risiko resesi global.

Sedangkan dimulai pagi hari, Tiongkok terlihat telah menerbitkan IMP Manufaktur NBS resminya. Keluaran tersebut akhirnya menjadikan kontraksi yakni 49 pada bulan lalu.

Dengan adanya kabar tersebut, tentunya itu merupakan kabar lebih buruk jika dibandingkan dengan antisipasi yang telah dilakukan. Namun indeks jasa kebalikannya karena lebih baik dari harapan.

Baca juga : Emas naik 12,6 Dollar as, apa pemicunya?

Tidak heran jika kecepatan bearish meningkat, itu juga salah satunya pengaruh dari kenaikan indeks jasa tadi. Kenaikan yang terjadi diperkirakan mencapai 53,8.

Kabar lain juga menyebutkan bahwa S&P global juga alami revisi penurun IMP Manufaktur. Hal ini dilakukan dan berlaku di beberapa negara, diantaranya Eropa dan AS.

Kecepatan Bearish Meningkat, Terjadi Penurunan IMP Manufaktur

Kabar lain juga menyebutkan bahwa IMP Manufaktur AS di bulan juli juga alami penurunan dari yang telah diantisipasi. Angka penurunannya dimulai dari 53 dibulan juni, kemudian di bulan juli turun menjadi 52,8.

Alami penurunan tajam, sehingga hal ini berpengaruh pada berkurangnya tekanan inflasi. Akan tetapi karena hal itu juga menyebabkan pesanan baru alami kontraksi pula.

Berdasarkan imbal dari hasil dari surat utang obligasi pemerintah AS saat ini menjadi cukup rendah, diperkirakan hanya 2,59%. Sedangkan surat utangnya 2,89% dan tidak alami banyak perubahan.

Maka dari itu kecepatan bearish meningkat itu juga akan berdampak pada EuR/USD. Dikabarkan telah mendekati 1,0280. Kemudian GBP/USD juga alami kenaikan 1,2200.

Oleh karena itu tidak heran jika para pelaku pasar lebih memilih menunggu bagaimana hasil dari keputusan yang diberikan oleh kebijakan moneter dari RBA.

Karena bank tersebut yang telah diantisipasi untuk menaikkan suku bunga. Suku bunga yang dinaikkan yakni senilai 50bp, dan tidak bisa dinaikkan lebih atau dinaikkan kurang dari itu.

Pada intinya, berbagai hal yang terjadi tadi itu merupakan imbas dari hasil kecepatan bearish meningkat, namun hal ini bisa saja akan berubah sesuai dengan kenaikan dan penurunannya.

 

Tinggalkan sebuah Komentar