Boj Tahan Suku Bunga, Yen Tertekan

Bank of Japan atau BoJ tahan suku bunga, Kazuo Ueda selaku Gubernur Bank of Japan meredam spekulasi naiknya suku bunga jangka pendek sesudah bank sentral memilih menggunakan stimulus ultra-longgarnya.

Boj Tahan Suku Bunga, Yen Tertekan

Adapun keputusan tersebut membuat tekanan terhadap yen Jepang. Pada hari Jumat Bank of Japan mempertahankan suku bunga negatif serta parameter pengendalian kurva imbal hasil. Mereka juga mempertahankan janji.

Menambah stimulusnya tanpa ragu dibutuhkan. Kazuo Ueda mengatakan jarak dari kemampuan menyesuaikan suku bunga yang negatif tidak banyak berubah. Yen Jepang lemah mendekati level terendah di dalam 10 bulan.

Ada pada level 148,46 terhadap dolar saat Kazuo berbicara, tetapi tidak menunjukkan percepatan penurunan yang menyebabkan intervensi pemerintah setahun lalu. Imbal hasil obligasi 10 tahun tidak berubah selama pengarahan.

Boj Tahan Suku Bunga, Yen Tertekan

Sesudah kembali ke level 0,745% setelah turun menyusul keputusan Bank of Japan di hari sebelumnya. Kazuo berhasil melakukannya guna menyeimbangkan keperluan mengurangi ekspektasi naiknya suku bunga tanpa membebani mata uang.

Kesimpulannya,  BoJ tahan suku bunga dan tetap melanjutkan status outliernya di antara bank-bank central dalam memicu inflasi. Sikap yang tampak menjaga yen agar tetap dalam lubang, sedangkan FED membuka kemungkinan.

Naiknya suku bunga kembali yang akan datang di tahun ini. Negara-negara besar lain termasuk AS sudah melakukan segala cara untuk menghapus inflasi dalam beberapa tahun terakhir.

Sebaliknya, Jepang justru melihat peningkatan inflasi serta upah yang stabil sebagai tujuan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Mata uang tersebut saat ini melampaui level yang mendorong Jepang.

Melakukan intervensi di pasar valuta asing bulan September lalu. Itu tentunya cukup menguntungkan brokerindofx.com. Diukur terhadap sejumlah mata uang dan juga disesuaikan dengan inflasi.

Nilai tukar ada pada rekor paling lemah pada bulan Agustus dengan memakai data 1970. Keputusan Fed untuk mempertahankan suku bunganya serta menyampaikan kemungkinan kenaikan suku bunga kembali sudah mendorong Yen.

Ke level rendah 10 bulan di awal minggu ini. Kesenjangan besar antara bunga di Jepang dan juga Amerika ialah salah satu faktor utama, mendorong lemahnya yen terhadap dolar.

Walaupun otoritas keuangan sudah memperingatkan bahwa mereka sudah siap lagi memasuki pasar. Pesan yang ditegaskan lagi oleh Fumio Kishida serta Shunichi Suzuki jelang keputusan tersebut.

Langkah kebijakan yang diambil BOJ akan lebih banyak untuk membendung gelombang tersebut. Data ekonomi di hari sebelum BoJ tahan suku bunga berhasil menunjukkan inflasi lebih cepat dari konsensus Agustus.

 

 

 

Tinggalkan sebuah Komentar