Broker Forex dengan Spread Tetap (Fixed)

 

Forex menjadi bisnis yang menurut sebagian orang sangat menjanjikan. Salah satu alasannya karena tingkat keuntungan yang ditawarkan cukup besar dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya seperti saham. Tapi sebenarnya tingkat keuntungan yang besar juga menyuguhkan risiko yang tidak kalah besar.

Daftar Broker Forex Dengan Spread Tetap

  • 1 FBS broker forex terbaik Indonesia
    • Bonus Tanpa Deposit $50
    • Minimal Deposit $1
    • Spread Mulai 0 Pip
    • Leverage sampai 1:3000
    • Layanan FBS CopyTrade
    • Regulated CySEC, IFSC
    • Deposit/Withdraw lewat Bank Lokal BCA, Mandiri, BRI, BNI
    Buka Akun
    *
  • 2 OCTAFX broker forex terbaik Indonesia
    • Bonus Deposit 50%
    • Minimal Deposit $5
    • Spread Mulai 0 Pip
    • Leverage Sampai 1:500
    • Layanan CopyTrading
    • Regulated IFSA, CySEC, FCA UK
    • Deposit/Withdraw Lewat Bank Lokal BCA, Mandiri, BRI, BNI
    Buka Akun
    *
  • 3 instaforex broker forex terbaik Indonesia
    • Bonus Deposit 30%, No Deposit Bonus $1000
    • Minimal Deposit $1
    • Spread Tetap 3 Pip
    • Layanan Copy Trading
    • Regulated CySEC, RAFMM
    • Leverage sampai 1:1000
    • Deposit/Withdraw Lewat Bank Lokal BCA, Mandiri, BRI, BNI, Permata, Mega, CIMB Niaga
    Buka Akun
    *

Mungkin kita sangat sering melihat seorang trader profesional yang sukses mendapatkan ribuan Dollar dalam sehari. Tapi kita tidak pernah melihat ada banyak sekali trader yang mengalami kerugian ratusan bahkan sampai miliaran rupiah. Biasanya mereka memang membutuhkan waktu untuk menguasai trading forex. Sehingga harus merelakan kerugian di masa-masa awal.

Beberapa trader memang membutuhkan waktu untuk sukses yang berbeda-beda. Ada trader yang baru beberapa bulan sudah menguasai teknik dan mampu menghasilkan keuntungan yang konsisten. Tapi tidak sedikit juga trader yang baru menikmati keuntungan setelah bertahun-tahun terjun ke dunia trading forex.

broker fix spread terbaik

Melihat risiko yang sangat tinggi, kita harus memutuskan dengan bijak dan penuh pertimbangan sebelum terjun ke dunia trading forex. Jika memang kita sudah membulatkan tekad, maka kita bisa mencoba menggunakan akun demo terlebih dahulu yang diberikan oleh para broker.

Broker juga menjadi bagian yang sangat penting dalam trading forex. Broker menjadi penyedia layanan trading forex dan juga penyedia platform untuk transaksi. Kita juga bisa memanfaatkan akun demo untuk belajar tentang forex. Sehingga ketika sudah benar-benar menguasai, baru melakukan deposito ke pihak broker.

Pentingnya Pemilihan Broker

Kita pastinya sudah paham bahwa broker adalah bagian penting dalam bisnis trading forex. Sebelum terjun ke dunia bisnis ini kita harus bisa memilih dengan baik broker forex yang terpercaya dan pelayanannya memuaskan. Sebenarnya ada beberapa hal yang perlu kita pertimbangkan dalam memilih broker forex yaitu spread, komisi, legalitas, kemudahan setor dan tarik dana dan kecepatan transaksi.

memilih broker forex teregulasi

Spread adalah perbedaan harga jual dan harga beli yang ditetapkan oleh pihak broker. Beberapa broker memberlakukan besaran spread yang berbeda-beda mulai dari 15 poin sampai 50 poin. Tapi beberapa broker juga menerapkan spread yang sangat tipis atau bahkan sampai 0 spread. Namun ada konsekuensi dibalik fasilitas yang sangat baik itu yaitu kita harus membayarkan sejumlah komisi sebagai pengganti biaya spread tersebut.

Komisi adalah biaya lain yang diberlakukan oleh broker kepada para pelanggannya. Rata-rata broker yang memberlakukan komisi maka mereka telah memberikan spread yang tipis bahkan sampai nol. Tapi broker dengan layanan spread tetap atau fixed spread tidak mengenakan biaya komisi.

Legalitas adalah kunci dalam memilih broker forex. Pilihlah broker yang sudah teregulasi dengan jelas dan terpercaya. Karena jika broker sudah mengantongi banyak izin operasi, maka bisa dipastikan tidak akan menipu kita. Banyak sekali broker nakal yang tiba-tiba membawa kabur dana pelanggannya. Oleh karena itu pastikan broker memiliki regulasi yang jelas.

Dari beberapa hal yang perlu diperhatikan tersebut maka spread dan komisi menjadi pertimbangan utama setelah legalitas. Karena setiap broker memberlakukan spread yang berbeda-beda. Ada broker yang mengenakan spread tetap di 20 poin bisa kurang bisa lebih. Ada juga broker yang memberlakukan floating spread atau berubah-ubah setiap detiknya serta broker dengan layanan zero spread.

Perbedaan Fix Spread dan Floating Spread

Bisnis trading forex tidak pernah terlepas dari hitung-hitungan spread. Karena perbedaan antara harga jual dan harga beli menjadi pertimbangan yang berat bagi sebagian trader. Ada broker yang memberlakukan spread tetap atau fix pada poin yang sangat tinggi seperti 80 poin. Tapi ada juga broker yang memberlakukan floating spread yang dalam kondisi normal bisa 15 poin tapi saat pasar ramai bisa sampai 100 poin.

broker forex dengan fixed spread

Mungkin banyak dari kita yang mulai bertanya-tanya lalu apa perbedaan antara layanan fix spread dengan layanan floating spread. Nah berikut ini ada penjelasan ringkas perbedaan antara keduanya:

  1. Floating Spread

Konsep spread yang pertama kali hadir adalah konsep spread yang berubah-ubah atau floating spread. Banyak broker forex yang awalnya menggunakan floating spread dan sampai saat ini juga masih mempertahankan layanan ini. Kemungkinan penyebab adanya kebijakan ini adalah karena para broker berusaha untuk memberikan harga beli dan harga jual yang paling dekat dengan harga pasar yang sesungguhnya. Sayangnya ketika kondisi pasar sangat ramai ketika ada berita ekonomi, maka spread akan melebar karena volatilitas yang juga naik. Perubahan spread itu menyebabkan banyak trader yang merasa tidak nyaman dan membuat beberapa trader memilih menggunakan spread tetap. Karena perubahan spread akan membuat transaksi menjadi sangat bermasalah dan bisa menimbulkan kerugian. Tapi ketika tidak ada lonjakan spread maka banyak yang menyukai broker floating spread. Bahkan nilai spread bisa cukup tipis mulai 10 poin sampai 20 poin saja. Disaat melonjak bisa mencapai 100 poin lebih.

Kelebihan:

Ada beberapa kelebihan yang bisa kita dapatkan dengan memakai layanan floating spread ini yaitu nilai spread bisa sangat rendah sampai 10 point saja. Kondisi ini terjadi saat pasar dalam keadaan normal tidak ada penggerak yang besar. Lalu dengan besaran spread itu maka sangat cocok sekali bagi para trader yang menggunakan gaya scalping.

Kelemahan:

Kelemahan utama dari floating spread adalah spread yang bisa melebar sangat tinggi sampai 100 poin karena kondisi tertentu. Selain itu floating spread juga dinilai tidak cocok untuk trading dengan robot trading atau EA. Kelemahan lainnya adalah kita akan mengalami kerugian jika terjadi spread yang melebar. Sehingga banyak trader yang menghindari transaksi saat jam ramai untuk meminimalisir risiko kerugian.

  1. Spread Tetap

Maksud dari spread tetap adalah jarak antara nilai harga jual dan nilai harga beli selalu tetap pada beberapa poin. Bahkan saat kondisi apapun spread itu akan tetap dan tidak berubah tidak peduli saat kondisi pasar ramai ketika ada berita atau saat sepi ketika pembukaan pasar. Tapi sayangnya biasanya besaran poin untuk spread tetap jauh lebih besar dibandingkan dengan floating spread. Biasanya banyak juga trader yang menggunakan layanan spread tetap karena nilai spread tidak akan mengalami perubahan setiap saat. Sehingga hitungan keuntungan dan rencana trading tidak akan mengalami perubahan yang signifikan. Selain itu layanan spread tetap biasanya juga digunakan untuk robot trading atau EA. Karena EA sering bermasalah ketika spread mengalami pelebaran di luar batas wajar.

Kelebihan:

Walaupun memiliki spread yang sangat tinggi, tapi fix spread memiliki beberapa kelebihan seperti trading tanpa takut pelebaran spread. Jadi kita bisa bertransaksi kapan saja ketika pembukaan pasar atau ketika ada rilis data ekonomi utama. Selain itu kelebihan lainnya adalah perhitungan rencana trading lebih terarah karena jumlah spread bisa dipastikan tidak bertambah atau berkurang. Fix spread juga sangat direkomendasikan untuk robot trading atau EA karena akan membuat EA bekerja lebih baik.

Kelemahan:

Kelemahan utamanya adalah kita harus memotong biaya spread yang sangat tinggi. Selain itu kita juga tidak bisa mendapatkan harga pasar yang terbaik karena spread yang tetap tidak menyesuaikan diri dengan harga pasar.

Itulah penjelasan mengenai layanan broker floating spread dan fix spread. Dua layanan tersebut perlu kita pertimbangkan dengan matang. Karena akan sangat mempengaruhi bagaimana performa bisnis trading forex kita.

 

Tinggalkan sebuah Komentar