Data BI Terkait Devisa Hasil Ekspor Sesuai Pergerakan Pasar

Bank Indonesia (BI) memberikan kabar bahwa pihaknya telah mendapatkan beberapa catatan khusus mengenai devisa hasil ekspor atau yang lebih dikenal dengan istilah DHE sebanyak 173 juta dolar AS. Angka ini jika dirupiahkan menjadi Rp 2,65 triliun (kurs Rp 15.374 per dolar AS).

Data BI Terkait Devisa Hasil Ekspor Sesuai Pergerakan Pasar

Kebijakan instrument ini tentunya berasal dari kebijakan operasi moneter Term Deposit Valuta Asing DHE yang telah diberlakukan. Hasil akhirnya terus dipantau secara maksimal oleh pihak bank Indonesia secara akumulatif, setiap pergerakannya tentu diukur sejauh dan sebesar apa devisa tersebut.

Semua hal terkait kebijakan otoritas moneter menahan devisa hasil ekspor dari semua pelaku ekspor tersebut pada akhirnya akan berguna untuk memberikan cadangan devisa lebih baik. Bahkan melalui strategi ini juga, diyakini akan memberikan sumbangsih besar untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah agar kondisi ekonomi selalu stabil dilihat dari broker terbaik.

Melalui Direktur Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia, yakni Ramdan Denny Prakoso, pihaknya mengatakan bahwa devisa ekspor tersebut akan diparkir oleh sembilan nasabah eksportir serta akan direncanakan untuk terus bergerak di sektor jenis pertambangan dan jenis perkebunan.

Bank Indonesia Tunjuk Beberapa Bank untuk Mengatur Devisa Hasil Ekspor

Dengan mempertimbangkan pentingnya mengatur DHE ini maka bank Indonesia secara resmi menunjuk beberapa bank yang berjumlah 20 untuk ikut serta dalam mensukseskan rencana tersebut.

Semua bank ini akan menjadi penggerak utama secara konsisten dalam melakukan pengawasan terhadap DHE. Perlu diketahui sebelumnya bahwa ada beberapa prosedur penawaran tersendiri dari bI kepada semua eksportif.

Salah satunya ialah tingkat bunga yang ditawarkan dinilai BI cukup kompetitif. Bahkan untuk setoran nilai devisa sebesar 10 juta dolar AS dengan tenor 1 bulan maka jumlah bunga yang didapatkan sebesar 4,608 persen.

Sedangkan, pada aspek penyetoran devisa dengan jumlah 5 juta dolar AS sampai 10 juta dolar AS akan mendapat bunga sejumlah 4,63 persen, disisi lain untuk nominal 1 juta dolar AS sampai di bawah 5 juta dolar AS maka akan mendapatkan sebesar 4,580 persen di octafx.

Tingkat jumlah bunga tentunya akan jauh lebih besar kepada tenor lebih lama, mulai dari periode tiga bulan sampai enam bulan. Dengan kebijakan ini juga maka diharapkan semua sistem mekanisme pasar tersebut akan bekerja secara lebih konsisten melalui bank yang telah ditunjuk untuk mengelola devisa hasil ekspor.

 

Tinggalkan sebuah Komentar