Data Manufaktur AS Jadi Fokus Baru Investor

Berbicara mengenai bisnis Forex atau foreign exchange yang bergerak di bidang nilai kurs atau pertukaran mata uang, maka akan jelas membahas mengenai nilai index dollar AS (Amerika Serikat). Data manufaktur AS kini jadi fokusan baru dari para investor. Hal ini disebabkan karena nilai dari data tersebut yang kian menurun.

Meski nilai index dollar AS hari-hari ini terus menaik, tetapi nilai pertumbuhan manufakturnya kian melonjal turun. Hal ini yang menyebabkan ia mulai dijadikan fokus sorotan oleh para investor. Spekulasi investor terpangkas dengan adanya data tersebut atas dorongan pemulihan ekonomi AS di tengah pandemi ini.

Berdasarkan Institute of Supply Management (ISM) Manufacturing Purchasing Managers Index (PMI) AS, telah memunculkan rilis datanya. Di mana kondisinya jauh lebih rendah dari perkiraan, yaitu sebesar 60,7 di bulan April ini. Hal ini disebabkan oleh kurangnya bahan dasar serta hambatan akan transportasi yang berkontribusi.

Dapat Menghambat Peningkatan Ekonomi USD

Kondisi ini nantinya dapat memperlambat pula peningkatan ekonomi dari dollar AS. Data dari neraca perdagangan AS untuk minggu ini akan segera ditunggu oleh para investor. Begitu pun dengan laporan ketenagakerjaan dan gaji pekerja non pertanian.

Data Manufaktur AS ini nantinya diproyeksikan akan terbantu dengan meningkatnya dollar AS dalam satu bunganya. Tetapi greenback pada perekonomian AS akan sedikit terbebani kali ini karena impor yang jumlahnya semakin naik serta tumbuhnya defisit perdagangan.

Baca juga disini : Inilah Peyebab Emas Menguat Akhir Ini

Berdasarkan dari tolak ukur imbal hasil obligasi milik AS, di mana datanya sepanjang 10 tahun ini turun hingga 2,5 basis poin. Dari kata Presiden Fed New York John Williams, bahwa pertumbuhan ekonomi tak akan cukup dengan hanya mengetatkan moneter kebijakan saja.

Kini para investor yang mendukung perkembangan serta pertunbuhan ekonomi AS di tengah pandemi dan kondisi ini, sedang menunggu bagaimana data manufaktur AS dapat meningkat seiring dengan meningkatnya nilai index dari mata uang dollar AS tersebut. Dan apakah benar-benar bisa memenuhi ekspektasi akan perhitungan sebelumnya yang dorencanakan.

Tinggalkan sebuah Komentar