Dolar AS Melemah Akibat Lambatnya Kenaikan Suku Bunga Fed

Dolar AS melemah pada minggu ini diuji pada level terendah menjadi rekor baru dalam sembilan bulan terakhir. Diketahui bahwa Federal Reserve AS menyatakan spekulasi memangkas ukuran kenaikan suku bunga.

Dolar AS Melemah Akibat Lambatnya Kenaikan Suku Bunga Fed

Menjelang pertemuan kedua berturut-turut di bulan Februari, pejabat the Fed telah memasuki masa tenang. Mengingat mereka akan membahas kebijakan dengan pertemuan di tanggal 1 Februari 2023 mendatang.

Namun berdasarkan The Wall Street Journal pada akhir pekan ini semakin memperkuat ekspektasi kenaikan 25 basis dibandingkan 50 basis poin. Serangkaian data ekonomi Amerika Serikat melambat tajam akhir tahun ini.

Meskipun pasar tenaga kerja mengalami penguatan, namun ekonomi AS berada di sisi sebaliknya. Para investor harus mengetahui informasi pelemahan dolar jika ingin melakukan investasi trading di broker exness aman dan tepat.

Dolar AS Melemah Pada Akhir Januari

Selasa (24/01) dilaporkan bahwa indeks dolar melacak greenback terhadap mata uang ekonomi mengalami penurunan hingga 0,3%. Angka indeks dolar berada di 101,515 sehingga memperpanjang penurunan dari minggu-minggu sebelumnya.

Sedangkan untuk mata uang lain dengan bank sentral cenderung lebih lambat dalam menaikkan suku bunga. Lembaga tersebut melakukan kinerja untuk mengejar ketertinggalan suku bunga yang ada pada ekonomi global.

Berbanding terbalik dari dolar AS melemah, mata uang euro justru mengalami kenaikan 0,5%. Saat ini mata uang euro sudah berada di angka 1,0913 dolar AS yang diumumkan Forum Ekonomi Dunia.

Pejabat ECB sedang bersikeras kalau pergerakan suku bunga di minggu berikutnya cenderung signifikan. Para pejabat ECB mengatakan bahwa ada kenaikan lebih dari level 25 basis poin untuk minggu berikutnya.

Di sisi lain, mata uang Jepang, yen juga menguat di saat pasar menguji tekad Bank of Japan. Kenaikan yen dipengaruhi oleh adanya upaya Bank of Japan mempertahankan target hasil obligasi.

Mengingat ada target imbal hasil yang diterapkan Bank of Japan pada pasar obligasi jangka panjang. Dengan adanya penurunan dolar AS terhadap ekonomi dunia, kini membuat investor lebih siap mengambil keputusan.

Trading forex jadi lebih tepat dan bisa mendapatkan profit jika Anda sudah mengetahui penyebab dolar menurun. Informasi dolar AS melemah pada minggu ini akan berlangsung hingga akhir Januari 2023. Pelemahan indeks nasdaq dipicu oleh perlambatan ekonomi as.

 

Tinggalkan sebuah Komentar