Dolar AS Melemah Berdampak Pada Inflasi Konsumen dan Yen

Dolar as melemah pada awal perdangan eropa kemarin 9/8/22, hal tersebut melanjutkan pelemahan sebelumnya menjelang rilis data inflasi konsumen, tentu saja akan berdampak kepada inflasi yang akan terjadi pada setiap konsumen yang ingin membeli barang.

Dolar AS Melemah

Laporan pekerjaan AS juli yang kuat pada hari jumat lalu menambah ekspektasi bahwa federal reserve AS akan melanjutkan suatu pengetatan moneter yang sangat agresif melalui suku Bunga yang kembali sebesar 75 basis poin bulan September lalu.

Hal tersebut membuat indeks harga konsumen pada saar ini terfokus kepada dolar AS melemah, karena bila rilisnya kecil, hal itu akan sangat mungkin terjadi, namun jika besar akan mendorong peningkatan harga tersebut.

baca juga : Emas mulai stabil, mengikuti harga tembaga dan dollar

Pada data inflasi yang terjadi di bulan juli lalu diperkirakan turun sebesar 8,7% per tahunan dari 9,1% sebelumnya, pada survey fed new york menunjukkan sebuah harapan bahwa inflasi konsumen akan segera turun di bulan juli.

Dolar AS Melemah Namun Yen Tetap Kuat

Penurunan besar IHK dapat memberikan bukti yang cukup mengenai berita dolar AS melemah, serta inflasi yang telah mencapai puncaknya, hal ini dilakukan untuk membujuk the fed agar melonggarkan jalur pengetatan yang cukup agresif.

Jika pada tingkat inflasi konsumen akan meningkat, berbeda dengan mata uang yen yang tetap menguat karena adanya berita tersebut, perlu diketahui bahwa sejak 28 juli yen mengalami peningkatan sebesar 0,2%, penggerak utama di balik semua ini adalah laporan pekerjaan AS.

Hal tersebut sangat membantu imbal hasil treasury AS beranjak naik dengan imbalan perdangan selama 10 tahun sebesar 2,82%, mendekati level tertinggi yang telah di raih pada hari jumlah lalu yaitu 2,869%.

Di tempat lain sendiri harga UER/USD juga ikut turun ke angka 1,0178, mata uang tunggal tersebut mendapatkan banyak keuntungan dari berbagai sentiment aksi beli yang muncul di saat pasar saham setelah moody memangkas prospek utang Italia.

Terdapat banyak dampak yang akan dipengaruhi jika dolar AS melemah, karena hal tersebut akan sangat berdampak dengan perkembangan ekonomi dunia.

 

Tinggalkan sebuah Komentar