Dolar AS Naik Makin Dekat Level Tertinggi Dua Bulan

Di awal perdagangan Eropa pekan ini, dolar AS naik dan tetap dekati level tertingginya dua bulan. Para trader tentu saja mencerna peluang naiknya suku bunga the Fed (bank sentral AS) lebih lanjut.

Dolar AS Naik Makin Dekat Level Tertinggi Dua Bulan

Selain itu juga memperhatikan bagaimana kesepakatan plafon hutang Amerika Serikat lewat kongres terpecah. Pada puluk 2 Selasa siang hari, indeks dolar sebagai pengukur greenback terhadap mata uang lain.

Menunjukkan kenaikan 0,2% berada di angka 104,323 setelah berhasil capai level tertingginya selama dua bulan tepatnya di 104,420 awal sesi. Tentunya ekspektasi rate hike the Fed juga bertambah.

Joe Biden, Presiden AS dan Kevin McCarthy petinggi Partai Republik di Kongres sudah capai kesepakatan di akhir minggu. Di mana Mereka menangguhkan plafon hutang sampai nanti tahun 2025.

Dolar AS Naik Sekalipun Pasar Ditutup

Biden dan McCarthy juga berikan batasan sejumlah aturan anggaran pengeluaran federal agar dapat cegah gagalnya bayar hutang AS. Kesepakatan tersebut saat ini punya waktu terbatas supaya bisa lewati kongres terpecah.

Tepatnya sebelum departemen keuangan AS kehabisan uang yang dipakai untuk bayar semua kewajiban mengenai hutangnya. Tentunya ini akan menghadapi tantangan sendiri dari sisi kedua partai.

Pada hari Senin, dolar AS naik dan tetap menguat saat pasar Amerika Serikat dan Inggris ditutup. Selain itu berada dalam jalur untuk catat naiknya bulanan bawah 2,5%.

Itu terjadi ketika trader prediksi peluang suku bunga AS lebih besar dan lama. Untuk laporan bulanan yang ditunggu banyak pihak yakni pekerjaan Amerika Serikat kemungkinan rilis di hari Jumat.

Diprediksi akan tunjukkan pasar tenaga kerja di negara ini tetap tangguh, tentunya dengan 180.000 pekerjaan yang diperkirakan nantinya dibuat dari bulan Mei. Bukan hanya itu, inflasi juga tetap tinggi.

Hal-hal lainnya mendorong prediksi peluang hingga sebesar 60% mengenai naiknya suku bunga 25 berbasis poin the Fed Juni nanti. Anda bisa memperoleh informasi tersebut melalui broker forex ternama langsung atau melihat review broker aximtrade.

Di lain sisi EUR/USD turun 0,3% pada 1.069,1, di mana euro rasakan dampak dari dolar yang menguat. Sementara itu GBP/USD naik tipis di 1.2345 sementara USD/JYP turun 0,1% yakni 140,41.

AUD/USD perlahan naik di 0,6523 sementara USD/CNY merangkak 0,4% jadi 7.0918 dan berada di level tertingginya selama empat bulan. Tercatat dolar AS naik serta tetap menguat ditengah sejumlah mata uang lain. Untuk informasi lebih lengkap bisa kunjungi https://brokerindofx.com.

 

Tinggalkan sebuah Komentar