Dolar AS Naik Meski NFP AS Mengecewakan

Dolar AS tetap tangguh walaupun laporan Non Farm Payroll (NFP) Amerika Serikat mengecewakan dan menaikkan ekspektasi tambahan stimulus. Saat berita ini ditulis di akhir pekan pertama 2021, Indeks Dolar AS diperdagangkan di kisaran 90, naik 0.3 persen dari sesi sebelumnya.

Departemen Perdagangan AS melaporkan, NFP merosot menjadi -140,000 pada bulan Desember dan menjadi penurunan pertama dalam delapan bulan terakhir. Angka tersebut juga di bawah ekspektasi kenaikan sebanyak 60,000 jobs.

Baca Juga : Tips Meraih Profit Dengan Mudah Saat Rilis Berita NFP.

Meski begitu, dua data ketenagakerjaan AS lainnya seperti Tingkat Pengangguran dan Pendapatan Rata-Rata Per Jam, masih cukup stabil. Masing-masing stabil di kisaran 6.7 persen dan naik ke 0.8 persen. Secara umum, kondisi pasar tenaga kerja AS dinilai sedikit tersendat.

Dolar AS Menguat Karena Profit Taking

Greenback masih mendaki dari level rendah tiga tahun sejak Kamis kemarin, mengikuti imbal hasil obligasi 10-tahunan pemerintah AS yang melonjak 1 persen. Selain itu, para trader memang sedang profit-taking EUR/USD. Hal inilah yang menyebabkan penguatan Dolar AS secara khusus.

baca juga : Blue wave menang, dollar as justru melompat

Kendati sempat menurun sejenak beberapa saat setelah rilis data, Greenback melanjutkan kenaikannya kembali. Namun, dalam jangka panjang penguatan Dolar AS ini dihadang oleh kebijakan penambahan stimulus yang semestinya akan mengurangi fungsi Dolar AS sebagai safe haven. Namun, kondisi sebaliknya yang terjadi membuat sebagian pelaku pasar merasa keliru.

“Mungkin Anda sudah memikirkan angka seperti ini, dan Anda akan mengatakan pada diri Anda bahwa inilah saatnya tekanan turun atau pelemahan (Dolar AS) bermain… Namun pasar mengatakan bahwa Anda tidak benar. Kita akan sedikit lebih kuat,” komentar JB Mackenzie, analis TD Ameritrade.

“Anda benar-benar memiliki ekspektasi yang dipasang terhadap Dolar AS sehubungan dengan beberapa hal seperti kenaikan stimulus sebentar lagi, dan presiden (AS) baru yang akan segera menjabat. Ekspektasi pun serta-merta terbentuk, jadi itulah mengapa Anda melihatnya tertahan.”

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar