Dollar AS Bergerak Naik, Kali Ini Apa Penyebabnya?

Dollar AS Bergerak Naik

Dollar as bergerak naik, kali ini apa penyebabnya? Pada awal perdangan Eropa rabu malam, kabar datang mengejutkan menyebutkan bahwa Dollar AS bergerak naik. Tentunya ini menjadi sebuah tanda tanya besar dan karena cukup mengejutkan.

Akibat dari kenaikan tersebut, maka hal tersebut bisa dijadikan alat untuk meningkatkan tensi geopolitik. Terlebih setelah pada Federal Reserve memberikan isyarat akan ada kenaikan suku bunga.

baca juga : kenaikan dollar terhadap yen melonjak karena kenaikan suku bunga fed

Jika dilihat dari waktu, pada pukul 13.35 WIB, dikejutkan bahwa indeks Dollar AS mengalami kenaikan. Sudah diketahui bahwa itu merupakan alat untuk mengukur greenback terhadap berbagai mata uang lainnya.

Perlu diketahui bahwa kenaikan yang dimaksud pada perdagangan yakni naik dai awalnya 0,1% ke 106,263. Hal ini terjadi setelah dollar menguat 1%, sebelumnya pernah jatuh satu bulan terakhir yakni 105,03.

Keadaan yang Terjadi Akibat Dollar AS Bergerak Naik

Berdasarkan data yang telah dirilis mengenai dollar AS yang bergerak naik tersebut, itu menunjukkan bahwa adanya lowongan terbesar diseluruh AS karena alami penurunan yang tidak diperkirakan.

Hal tersebut merupakan keadaan yang cukup tidak mengenakkan bagi segala pihak. Hal ini juga telah diperkirakan bahwa pada bulan juni hingga September akan alami penurunan.

Selain itu, kejadian tersebut juga menjadi sebuah tanda bahwa pasar AS mulai mendingin. Akan tetapi hal itu juga tidak menjadi cukup jaminan untuk meyakinkan pada pemegang kebijakan fed.

Karena sudah waktunya untuk memberikan kelonggaran pada pengetatan kebijakan yang terjadi. Khususnya pada kebijakan moneter agresif yang terjadi di bank sentral.

Angka yang muncul mengenai dollar AS bergerak naik  itu cukup mengejutkan. Disebutkan bahwa Yield AS telah 2 tahun telah melewati 3%. Semua itu terjadi juga disebabkan oleh imbal hasil treasury.

Terlepas dari hal itu, rupiah juga mengalami penurunan. Petang ini dikabarkan bahwa rupiah turun menjadi 0,18% di angka 14.917,5 per dollarnya.

Penurunan tersebut terjadi diperkirakan pada pukul 14.39 WIB. Selain itu kabar lain juga menyebutkan bahwa kripto bitcoin alami kenaikan sebesar 0,60% menjadi 23.020,1.

Sebenarnya seluruh pergerakan yang terjadi itu sebagian besar telah ada perhitungannya. Jadi para trader menjadi lebih memusatkan pada sinyal yang diberikan oleh bank sentral. Sehingga meskipun dollar AS bergerak naik tidak terlalu mengejutkan.

 

Tinggalkan sebuah Komentar