Ekonomi AS Membaik, GBPUSD Berpeluang Turun Akhir Februari

GBPUSD Berpeluang turun Akhir Februari 2021

GBPUSD berpeluang turun karena mengalami penurunan di awal sesi dolar AS kembali menguat dengan ditopang oleh sebuah harapan pemulihan ekonomi setelah rangkaian data AS semalam menunjukan hasil yang semakin membaik.

Perdagangan GBPUSD berpeluang untuk bearish jika turun ke bawah level 1.3825, untuk menguji kisaran 1.3775 sampai 1.3800. Akan tetapi, jika keadaan berbanding terbalik dan GBPUSD naik ke atas level 1.3880 maka akan berpeluang untuk bullish dan mengujinya di kisaran 1.3905 sampai 1.3950.

GBPUSD berpeluang turun jika terus tertekan di posisi bawah, diperdagangkan dengan angka dibawah 1.39, yakni disekitar 1.3866 dan dengan naiknya dolar AS juga bersamaan dengan naiknya yields dan reflation trade.

Imbas Undang-Undang Stimulus AS

Salah satu faktor yang membuat dolar AS meningkat dan membuat GBPUSD berpeluang turun adalah ekspetasi dari stimulus AS. Jika undang-undang stimulus akan benar-benar di sahkan pada tanggal 26 Februari, maka GBPUSD berpeluang turun, dan tidak bisa melanjutkan kenaikan dari 1.39 ke 1.40.

Baca Juga : Anjlok, Harga Emas Turun Ke Level Terendah 2 Bulan Terakhir

Sementara jika stimulus AS di sahkan, kondisi pasar saham akan terus bersemangat dengan adanya proses stimulus AS ini. Sebuah keprihatinan untuk GBPUSD jika dikeluarkannya hutang massif dan juga potensi terjadinya inflasi yang menggerakkan para investor pergi dari obligasi dimana otomatis akan menaikkan imbal hasil obligasi, sehingga membuat dolar AS menjadi naik dan lebih diminati lagi.

Akan tetapi, dolar AS juga bisa kembali menurun dengan beberapa alasan. Yang pertama, para pencari posisi dibawah mungkin akan bisa membeli kembali obligasi pada harga yang tentunya rendah, yang bertujuan untuk membuat imbal hasil turun kembali pada level yang dahulu / sebelum pandemi.

Program Pelonggaran oleh Federal Reverse AS

Kedua, Federal Reverse AS yang akan terus melanjutkan progam pelonggaran meskipun ada sebuah ancaman dari naiknya inflasi. Yang terakhir, harga konsumsi masih dilumpuhkan oleh ekonomi dan masih harus berjuang untuk naik.

Kurang lebih ada sekitar 10 juta masyarakat AS yang masih menjadi pengangguran disebabkan oleh adanya pandemi ini, ekonominya pun juga masih menurun.

PM Boris Jhonson, mendapat sebuah desakan yang bertujuan untuk membawa ekonomi inggris kembali berjalan seperti masa sebelum pandemi   yang bisa mencegah GBPUSD berpeluang turun pada akhir Februari 2021.

Inggris juga sudah mengupayakan dengan memberi suntikan vaksinasi kepada 23% masyarakatnya dan akan terus berlanjut. Seperti itulah kurang lebih informasi mengapa GBPUSD berpeluang turun pada akhir Februari 2021.

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar