Harga Emas Menguat, Imbas Pelemahan Dollar AS

Harga emas menguat pada awal perdagangan pekan ini. Hal tersebut didorong oleh greenback yang masih melanjutnya pelemahannya. Kondisi ini mendorong investor mulai beralih ke emas sebagai safe haven yang lebih aman.

Harga Emas Menguat

Pada penutupan pasar hari Jumat kemarin, harga emas di pasar spot ditutup dengan angka US$ 1.726.46/troy ons. Angka ini menunjukkan kenaikan 0.46% jika dibandingkan dengan posisi penutupan pada hari sebelumnya.

Baca juga : Harga nikel naik hari ini karena diborong negara China

Sepanjang pekan kemarin, harga emas mengalami kenaikan berturut-turut hingga mencatat kenaikan tajam di angka 1.15%. Meskipun begitu para analis memprediksi masih ada peluang untuk emas mengalami pelemahan kembali.

Harga emas menguat yang cukup signifikan selama beberapa hari terakhir disebabkan oleh indeks dollar AS yang mengukur greenback terhadap mata uang utama lainnya, berada di level terendah selama lebih dari 2 minggu.

Pelemahan dollar AS ini semakin diperburuk dengan keputusan Bank Sentral Eropa dan beberapa bank sentral lainnya untuk menaikkan suku bunga. Langkah ini diambil untuk mengurangi inflasi yang belum bisa terkendali serta mencegah penurunan ekonomi.

Penyebab Indeks Dollar AS Melemah yang Berpengaruh Terhadap Harga Emas Menguat

Melemahnya indeks dollar AS yang menyebabkan harga emas melejit terjadi karena dollar AS tengah tertekan rilis data ekonomi yang tidak sesuai ekspektasi. Kondisi ini membuat dollar AS semakin terpuruk karena investor lebih memilih emas sebagai aset safe haven.

Data ekonomi Amerika Serikat yang dirilis pada hari Jumat (22/07) kemarin menunjukkan bahwa indeks manajer pembelian  (PMI) pada sektor jasa S&P Global AS mengalami penurunan, dari angka 52.7 pada bulan Juni menjadi turun di angkat 47 pada bulan Juli.

Harga emas menguat juga disebabkan indeks manajer pembelian sektor manufaktur AS juga menunjukkan penurunan dari angka 52.7 pada bulan Juni menjadi 52.3  pada bulan Juli. Data ini menunjukkan perbaikan yang lemah dalam operasi pada seluruh sektor manufaktur AS.

Meskipun masih menunjukkan penguatan selama beberapa terakhir ini, akan tetapi pengamat berpendapat bahwa harga emas masih berisiko mengalami penurunan kembali. Maka dari itu, saat harga emas menguat ini ada baiknya manfaatkan moment sebaik mungkin.

Tinggalkan sebuah Komentar