EUR/USD Kehilangan Momentum Bullish Tidak Membuat USD Turun

Pasangan mata uang EUR/USD kehilangan momentum bullish di jam perdagangan sesi Amerika Serikat hari Jumat minggu kemarin. Turun ke 1.0600 di 1.0570, menghapus sebagian keuntungan harian dalam proses.

EUR/USD Kehilangan Momentum Bullish

Walau begitu atmosfir pasar yang positif terhadap risiko sesudah keluarnya data inflasi PCE. Sudah membantu batasi penurunan EUR/USD, hari Kamis minggu kemarin pasangan mata uang EUR/USD sempat alami kenaikan tajam.

Rebound dari kerendahan bulanan serta naik dekati 1.0600. Naiknya EUR/USD disebabkan karena terjadinya koreksi atas dollar Amerika Serikat, yang berhenti sejenak sesudah mengalami keuntungan untuk jangka waktu lama.

Pada hari Rabu minggu kemarin, EUR/USD turun ke 1.0487, level rendah semenjak awal bulan Maret. Dengan para investor yang terus mencari keamanan dalam dollar Amerika Serikat.

EUR/USD Kehilangan Momentum Bullish Tidak Membuat USD Turun

Pasar keuangan ada pada sentimen yang tidak mau terhadap risiko para pembuat kebijakan di FED AS. Meneguhkan bahwa risiko inflasi akan tetap tinggi serta tingkat bunga FED harus tetap tinggi.

Absennya berita-berita yang relevan selama minggu kemarin membuat dollar AS berada pada sisi bullish. Tetapi kondisi yang telah overbought serta munculnya data inflasi lebih baik daripada perkiraan menekan turunnya dollar.

Inflasi Eropa tengah menunjukkan tanda-tanda penurunan, hingga membuat sentimen pasar membaik. Itu tentunya mempengaruhi brokerindofx, Harmonized Index of Consumer Prices turun ke 4.3% bulan September.

Level rendah dalam hampir 2 tahun, Jerman rilis perkiraan pendahuluan HICP bulan September yang meningkat 0.2% MoM serta 4.6% YoY. Di bawah daripada perkiraan pasar, Euro mempublikasikan Economic Sentiment Indicator.

Bulan September yang atasi perkiraan 93.3. Di Amerika Serikat, angka consumer confidence serta data sektor perumahan melemah. Tidak hanya itu, hingga pasangan EUR/USD kehilangan momentum bullish.

Ukuran inflasi dari FED Amerika Serikat, Core Personal Consumption Expenditure Price Index, meningkat sebesar 0.1% bulan Agustus. Itu sedikit di bawah konsensus pasar yakni 0.2%, angka tahunan menurun.

Dari 4.3% ke 3.9%, menunjukkan arah penurunan inflasi walau masih di atas target the FED. Minggu ini, Uni Eropa mempublikasikan angka Penjualan Ritel pada bulan Agustus.

Serta PPI untuk bulan yang sama, kalender ekonomi Amerika Serikat pada minggu ini, menarik perhatian dengan fokus di data employment. Nonfarm Payrolls di bulan Agustus, tetapi karena ancaman penutupan.

Kegiatan administrasi pemerintahan Amerika Serikat, pasar kemungkinan tidak mendapatkan semua laporan seperti Nonfarm Payrolls dan JOLTS bulan Agustus. Meskipun begitu, tetap EUR/USD kehilangan momentum bullish di xm global.

 

 

 

 

Tinggalkan sebuah Komentar