Euro Anjlok Merespon Komentar Pejabat ECB

Euro jatuh di sesi perdagangan Rabu malam ini, setelah European Central Bank (ECB) mengatakan bahwa mereka mengawasi mata uang dengan seksama. Sementara itu, Dolar AS justru menguat menjelang pengumuman kebijakan moneter The Fed besok.

Salah seorang anggota dewan ECB, Klaas Knot, mengungkapkan bahwa bank sentral memiliki ruang untuk memotong suku bunga depositnya lebih jauh. Kebijakan tersebut kemungkinan akan dibutuhkan untuk meningkatkan kondisi finansial dan mencapai target inflasi.

Komentar Knot merupakan petunjuk paling eksplisit hingga saat ini dari para pembuat kebijakan ECB, tentang kemungkinan penurunan suku bunga untuk membendung reli di euro. Sebeluma ada komentar Knot, langkah tersebut diperkirakan tak akan mungkin diimplementasikan.

Euro naik hampir 15% sejak Maret tahun lalu terhadap Dolar AS. Namun, sebagian besar analis sudah memperkirakan bahwa EUR/USD akan turun lebih lanjut. Komentar Knot muncul setelah Euro yang memang sudah melemah pada hari itu, sehingga memperpanjang penurunan terhadap greenback. Saat berita init ditulis, EUR/USD diperdagangkan di 1.2100 atau merosot hampir setengah persen dari harga pembukaan harian.

Selasa kemarin, para analis melaporkan bahwa ECB sedang mempelajari apakah perbedaan kebijakan dengan The Fed di Amerika Serikat berdampak pada penguatan euro. Bagian dari tinjauan yang lebih luas tentang kondisi pembiayaan tersebut tidak akan berdampak material pada mata uang.

Di samping itu, Presiden ECB Christine Lagarde telah berulang kali mengatakan bank sentral secara hati-hati memantau nilai tukar mata uang tunggal.

“Ini mungkin merupakan salah satu tajuk utama dimana (para trader) membeli saat penurunan euro/dolar di sini,” kata Jordan Rochester, ahli strategi FX di Nomura dalam sebuah catatan kepada klien. Dia tetap berpasangan dengan target $1,25 pada akhir Maret.

Alexandre Dolci, ahli strategi G10 FX di BBVA, memiliki pandangan serupa. “Meskipun posisi berat, kami terus mendukung pembelian euro/dolar saat turun karena kami melihat pasangan mata uang tersebut stabil di kisaran $1,20- $1,25,” katanya.

Tinggalkan sebuah Komentar