Euro Versus Dolar AS Berhasil Naik Karena Melemahnya USD

Euro versus dolar AS berhasil menemukan supportnya yakni di 1.0980. Serta berhasil berbalik meningkat kembali ke atas 1.1000 yakni di sekitar 1.1005, dalam perdagangan yang choppy.

Euro Versus Dolar AS Berhasil Naik Karena Melemahnya USD

Kenaikkan EUR/USD ini terutama dikarenakan melemahnya dolar Amerika Serikat. Jelang dirilisnya data inflasi CPI atau Consumer Price Index Amerika Serikat. Kenaikan pasangan mata uang ini ditopang oleh lemahnya dolar AS.

Dengan sentimen pasar yang sangat bullish disebabkan karena investor mengabaikan ketidakpastian. Berhubungan dengan akan dikeluarkannya laporan penghasilan perusahaan dari beberapa bank utama pada minggu ini.

Bahkan S&P 500 berjangka berhasil menambah keuntungannya pada jam perdagangan sesi Eropa. Disebabkan oleh sentimen pasar yang risk-on dan menekan dolar Amerika Serikat turun, sehingga membuat naik pasangan mata uang tersebut.

Euro Versus Dolar AS Berhasil Naik Karena Melemahnya USD

Indeks dolar Amerika Serikat sanyangnya harus turun 0.24% ke 101.390. Tidak hanya itu, lemahnya yield obligasi pemerintah Amerika Serikat di tengah nada positif yang ada di pasar.

Juga ikut menopang kenaikan Euro versus dolar AS. Sebelumnya, pada sesi Eropa, mata uang Euro sempat kehilangan momentum pemulihan di tengah-tengah munculnya data dari Eropa yang kurang bagus.

Jerman mengkonfirmasikan HICP atau Harmonized Index of Consumer Prices pada bulan Juni. Berhasil naik 6.8% YoY sebagaimana dengan yang sudah diperkirakan sebelumnya. Tetapi survey dari ZEW justru menunjukkan sentimen ekonomi.

Di Jerman terkontraksi ke 14.7 sedangkan angka dari zona Euro turun ke 12.2, dua-duanya meleset dari yang diperkirakan. Itu juga yang membuat brokerindo bingung.

Dolar Amerika Serikat masih tertekan menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat. Dengan posisi imbal hasil obligasi Amerika Serikat 10 tahun menurun masuki hari ketiga serta berada di bawah 4%.

Sementara itu, data inflasi utama serta inti Amerika Serikat diperkirakan akan terus melambat. Namun data yang jauh lebih rendah dibandingkan perkiraan, bisa menunjukkan bahwa suku bunga Fed bisa berhenti naik.

Indeks harian dolar Amerika Serikat yang menunjukkan kekuatan dolar Amerika Serikat terhadap semua rival utamanya. Sedang meluncur pada kisaran 101.40 sesudah sebelumnya ditutup pada posisi 101.65.

Untuk GBP/USD Rally pada posisi 1.2952 dengan rentang support di 1.2874 hingga 1.2830. Sedangkan Euro versus dolar AS terpantau pair rally di 1,1030 dengan rentang support di 1.0980 hingga 1.0944 di forex octafx.

Tinggalkan sebuah Komentar