Fokus Berita Ekonomi Forex Hari Ini 30 September 2020

Pergerakan pasar keuangan di hari Rabu (30/9) diwarnai dengan beberapa aksi harga yang cukup signifikan. Pergerakan yang besar terutama dicatatkan oleh indeks Dolar AS yang naik turun setelah menerima banyak katalis penggerak hari ini.

Dolar AS Fokus Pada Debat Trump vs Biden

Baca juga : Broker ECN Terbaik Untuk Trader Indonesia

Saat sesi Asia berlangsung tadi pagi, indeks Dolar AS mengalami pelemahan akibat berlangsungnya debat calon presiden AS antara Trump melawan Biden. Debat tersebut terlihat sangat kacau dan tidak memiliki tema yang relevan bagi para investor global dan para pelaku pasar. Berdasarkan sebagian besar jajak pendapat, Biden tampak sangat mendominasi debat dan bisa dikatakan berhasil mengalahkan Trump.

Pelemahan Dolar AS terjadi ketika keduanya membahas masalah ekonomi AS. Trump mengklaim bahwa saat ini perekonomian AS mampu bangkit dari perlambatan yang suram. Namun itu disangkal oleh Biden dengan mengatakan pemulihan tidak merata. Sontak Dolar AS tetap dalam bais penurunan saat itu.

Terlebih lagi ada berita yang menyebarkan kekhawatiran di kalangan para pelaku pasar dan investor. Trump mengatakan bahwa mungkin hasil pemilihan presiden AS ini akan ditunda sampai beberapa bulan mendatang. Hal itu memicu nada yang negatif di pasar keuangan AS.

Pasca sesi debat itu berakhir, mata uang Dolar AS mampu kembali mengalami pemulihan yang cukup signifikan saat sesi Eropa hari Rabu ini. Dolar AS mampu mendominasi pergerakan melawan beberapa mata uang utama global seperti Dolar Kanada dan lain-lain. Pasar sepertinya melupakan semua katalis yang melemahkan Dolar AS.

Untuk arah pergerakan selanjutnya akan mulai fokus ke rilis data ekonomi dari AS nanti malam. AS akan merilis data mengenai laporan ADP ketenagakerjaan, penjualan rumah tertunda dan laporan akhir PDB kuartal kedua AS. Lalu pidato dari anggota The Fed juga akan diperhatikan oleh para pelaku pasar dan investor.

Kiwi Melemah Mengabaikan IMP NBS China yang Mengesankan

Baca juga : Mengenal Lebih Dalam Apa Itu Bisnis Forex Trading

Pasangan mata uang NZDUSD hari Rabu ini mencatatkan penurunan saa sesi Asia berlangsung menjauh dari puncak dalam harian di 0,6614 menuju ke 0,6607. Salah satu katalis yang menyebabkan permintaan Dolar New Zealand melemah adalah data IMP manufaktur swasta Caixin China yang mengecewakan.

Data itu dilaporkan mengalami penurunan tipis menuju ke 53,0 dari prediksi awal di bulan September ini. Secara otomatis penurunan Kiwi ini mengabaikan data mengenai IMP manufaktur NBS China yang sangat mengesankan.

Data itu dilaporkan mengalami kenaikan sampai menuju ke 51,5 dari prediksi awal di 51,2 dan laporan sebelumnya di 51,0. Kemudian data IMP non-manufaktur juga mencatatkan kinerja yang sangat memuaskan sekali menuju ke 55,9. Data ini lebih tinggi dari prediksi sebelumnya yang berada di 52,1 dan laporan sebelumnya yang berada di 55,2.

Sayangnya mata uang Kiwi gagal memberikan respon yang signifikan atas data dari NBS tersebut karena data Caixin mengecewakan. Kemungkinan pelemahan permintaan Dolar New Zealand juga diakibatkan oleh sikap hati-hati dari para pelaku pasar dan investor karena debat berlangsung di sesi Asia.

Pada saat yang sama, aset berisiko lainnya seperti kontrak berjangka S&P 500 mencatatkan kenakan 0,30%. Sementara itu saham Asia saat sesi tadi pagi mencatatkan penurunan ketika Trump dan Biden kompak mengungkapkan rasa tidak suka terhadap China. Pergerakan aset-aset ini selanjutnya mungkin akan fokus pada dinamika sentimen risiko global. Pembaruan berita pandemi virus Corona juga akan ditunggu oleh para pelaku pasar dan investor global. 

Tinggalkan sebuah Komentar