Fokus Berita Ekonomi Forex Hari Ini Jumat 2 Oktober 2020

Pergerakan mata uang Dolar AS hari ini kembali mengalami penurunan yang cukup signifikan. Setelah sempat berjuang di atas 94,00 dan berusaha naik lebih tinggi, Dolar AS justru bertemu dengan nada penjualan yang kuat dan kembali di bawah 94,00 saat sesi awal Eropa hari Jumat ini (2/10).

Dolar AS Menunggu NFP Malam Ini

Baca juga disini : Broker Forex Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Secara luas indeks Dolar AS Dxy hari ini berusaha untuk mencari arah perdagangan yang lebih jelas lagi. Mengingat selama empat hari terakhir indeks mengalami penurunan yang sangat dalam tanpa jeda. Adanya pembaruan arah risiko yang kuat menjadi latar belakang pelemahan indeks Dolar AS beberapa waktu terakhir.

Kemarin ada berita yang mengatakan bahwa terjadi banyak kemajuan pada pembicaraan stimulus ekonomi AS. Antara Menkeu AS Mnuchin dan Ketua DPR Pelosi menjalin pembicaraan yang baik. Berita kemajuan stimulus itu menyebabkan permintaan Dolar AS anjlok tajam. Meskipun pada akhirnya berita terbaru menyebutkan kedua pihak masih sulit untuk mencapai kesepakatan stimulus ekonomi lanjutan.

Kemudian hari Jumat ini beban tambahan bagi Dolar AS datang dari kondisi kesehatan Presiden Trump. Dilaporkan bahwa Trump beserta istrinya terinfeksi virus Corona setelah sebelumnya ajudan pribadinya juga dinyatakan positif. Gelombang penghindaran risiko langsung mendominasi di pasar global. Beberapa aset berisiko merosot tajam bersama greenback dimana DJIA sampai kehilangan 400 poin.

Arah pergerakan Dolar AS selanjutnya akan sangat memperhatikan rilis data mengenai Non-Farm Payrolls nanti malam. Data ini akan menjadi gambarna bagaimana kondisi pasar tenaga kerja di AS. Mengingat pasar tenaga kerja menjadi fokus perbaikan yang dilakukan oleh The Fed.

Diprediksi akan ada penambahan pekerjaan baru sampai 850K lebih rendah dari bulan sebelumnya yaitu penambahan pekerjaan 1,371K. Kemudian pengangguran juga diprediksi akan membaik ke -8,2% dari sebelumnya di -8,4%.

Pound Naik Meski Ada Ketidakpastian Brexit

Baca juga disini : Pengertian Scalping Pada Bisnis Trading Forex

Saat sesi awal Erpa hari ini, pasangan mata uang GBPUSD mencatatkan kenaikan yang sangat baik dari titik paling rendah harian menuju ke 1,2940 atau naik sampai 100 pip. Walaupun pada akhirnya setelah kenaikan kuat itu pasangan GBPUSD langsung kembali turun. Banyaknya katalis penggerak hari ini membuat pasangan bergerak dengan volatile dan menunggu arah selanjutnya.

Sebelumnya mata uang Pound sangat terbebani oleh dinamika Brexit yang masih sangat penuh ketidakpastian dan membawa GBPUSD terjun ke 1,2835. Selain itu maslahat dalam negeri seperti lonjakan kasus virus Corona dan pemberlakukan lockdown juga membuat Poundsterling menjadi terbebani. Sementara itu kenaikan hari ini juga dikaitkan dengan adanya pembaruan berita mengenai Brexit.

Dilaporkan bahwa PM Boris Johnson akan melangsungkan pembicaraan dengan Presiden Komisi Eropa hari Sabtu besok. Pembicaraan ini sangat penting sekali untuk dilakukan. Mengingat adanya kemajuan yang sangat terbatas pada pembicaraan final Brexit kedua belah pihak. PM Johnson dan Ursula Uni Eropa akan membahas bagaimana arah selanjutnya akan bisa mencapai kesepakatan Brexit.

Kemarin memang sempat meluas berita yang mengatakan Uni Eropa bersedia menurunkan tuntutan mereka pada kesepakatan Brexit. Hal itu sempat memancing nada pembelian di sekitar mata uang Poundsterling Inggris beberapa saat. Sehingga pembicaraan kemarin diharapkan mampu membuat banyak kemajuan yang positif.

Tapi pada akhirnya berita yang dirilis mengatakan bahwa kedua pihak kembali gagal mencapai kesepakatan. Untuk masalah yang terbaru, Inggris dan Uni Eropa tidak ada kata sepakat pada masalah bantuan negara. Sehingga meruntuhkan harapan terjadinya Brexit dengan kesepakatan. Mengingat batas waktu pembicaraan semakin dekat dan kedua pihak harus segera mencapai kesepakatan tersebut.

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar