Fokus Berita Ekonomi Forex Hari Ini Kamis 1 Oktober 2020

Mata uang Poundsterling Inggris harus rela mengalami pelemahan secara luas. Bahkan pada pasangan mata uang EURGBP mampu melompat tinggi menuju ke atas 0,9100. Level tersebut menjadi titik yang paling tinggi dalam pergerakan harian yang dicapai saat sesi awal Eropa hari Kamis (1/10).

Sementara itu saat sesi awal Asia tadi pagi EURGBP masih bergerak tanpa arah setelah kemarin mencatatkan penurunan karena optimisme masalah Brexit. Namun untuk saat ini Euro menerima dorongan untuk bisa mendominasi di atas mata uang Poundsterling Inggris.

Brexit Masih Penuh Ketidakpastian

Brexit Inggris

Baca juga disini : Broker Forex Dengan Layana Depo/ Wd Dengan Layanan Bank Lokal Indonesia

Dilansir dari Reuters, Uni Eropa dan Inggris dilaporkan kembali mengalami kegagalan dalam upaya menyelesaikan perbedaan antara keduanya. Sumber dari Uni Eropa mengatakan bahwa kedua belah pihak berbeda pendapat pada masalah bantuan negara. Selain itu kesepakatan akhir dari Uni Eropa akan ditentukan pada penarikan RUU Pasar Internal yang memicu kontroversi kemarin.

Dengan adanya laporan berita ini, mata uang Poundsterling Inggris menderita pelemahan yang cukup signifikan. Bahkan mungkin masalah ini yang menjadi faktor utama penyebab lonjakan pasangan mata uang EURGBP saat sesi awal Eropa.  Tapi data dari zona Euro juga tidak bisa dilupakan begitu saja yang berkolaborasi dengan pelemahan Dolar AS beberapa waktu terakhir.

Pada faktanya dinamika Brexit masih memberikan dampak yang suram bagi mata uang Poundsterling Inggris. Padahal kemarin banyak pihak yang merasa optimis dengan pertemuan antara Uni Eropa dan Inggris saat ini. Optimisme bangkit ketika Uni Eropa membuka diri untuk menurunkan permintaannya pada kesepakatan Brexit.

Sayangnya pada kenyataannya kedua pihak masih dalam selisih pendapat pada beberapa bagian. Hal ini secara otomatis memicu kekhawatiran terjadinya Brexit tanpa kesepakatan. Sehingga berita apapun mengenai pembicaraan kedua belah pihak akan sangat diperhatikan sebagai sinyal utama.

Harapan Stimulus Fiskal AS Mengangkat Sentimen Pasar

The Fed AS

Baca juga disini : Memahami Apa Itu Swap, Komisi dan Rebate Pada Trading Forex

Dinamika perpolitikan AS beberapa waktu terakhir dilaporkan terjadi pembaruan berita yang sangat mengesankan. Dilaporkan ada banyak kemajuan yang terjadi pada masalah stimulus fiskal pemerintah AS yang tertunda beberapa bulan terakhir. Dengan adanya kemajuan yang banyak tersebut telah membantu beberapa aset berisiko global mencatatkan kenaikan yang mengesankan.

Saham Asia hari ini mampu mencatatkan kenaikan yang cukup baik ketika mendengar berita stimulus ekonomi tersebut. Sementara itu beberapa mata uang global seperti Dolar Australia dan Euro juga mampu mencatatkan kenaikan yang cukup baik.

Kemajuan berita stimulus hadir ketika Menteri Keuangan AS yaitu Steven Mnuchin mengungkapkan telah melangsungkan pembicaraan dengan Ketua DPR AS Nancy Pelosi. Pada pembicaraan itu, Mnuchin mengklaim telah terjadi banyak kemajuan pada masalah stimulus perekonomian tersebut. Kemungkinan adanya gelombang PHK dari Disney dan beberapa maskapai penerbangan membuat parlemen semakin khawatir terhadap masa depan perekonomian AS.

Sayangnya meski ada berita yang baik dari Menkeu AS, pimpinan sebagian besar Senat AS yaitu Mitch McConnell mengatakan bahwa sebenarnya masih ada perbedaan pendapat antara Mnuchin dan Pelosi. Dia meragukan akan ada persetujuan dana bantuan yang mencapai $2 Triliun lebih yang diharapkan dari Partai Demokrat. Mungkin berita ini akan membatasi optimisme yang terjadi sebelumnya.

Sementara itu Dolar AS terus menderita kerugian ketika harapan stimulus fiskal tersebut meluas. Dolar AS melemah terhadap beberapa mata uang utama seperti pada pasangan AUDUSD, EURUSD dan beberapa mata uang lainnya. Beberapa data ekonomi dari AS nanti malam akan sangat diperhatikan oleh para pelaku pasar dan investor. Kemudian hari Jumat besok data NFP juga akan menyebabkan pergerakan besar pada Dolar AS.

Tinggalkan sebuah Komentar