Fokus Berita Ekonomi Forex Hari Ini Senin 5 Oktober 2020

Pasangan mata uang AUDUSD hari ini saat sesi awal Eropa harus rela menyerahkan beberapa kenaikan yang dicatatkan pada sesi sebelumnya. Untuk saat ini pasangan bergerak di sekitar nilai tukar 0,7165 yang merupakan titik paling rendah dalam harian.

AUDUSD Menghapus Kenaikan Pasca Berita Kondisi Trump

Saat sesi Asia tadi pagi, aset-aset berisiko global termasuk diantaranya Dolar Australia mengalami kenaikan yang sangat mengesankan. Salah satu katalis utamanya adalah ada laporan yang menyebutkan kondisi Trump sudah membaik setelah pekan lalu dilaporkan positif virus Corona. Bahkan dilaporkan dia sudah boleh pulang dari rumah sakit.

Lihat juga disini : Broker Forex Terbaik Untuk Layanan Copy Trading

Pasca berita itu meluas, saham global mengalami kenaikan yang sangat tinggi diikuti juga oleh AUDUSD hari ini. Mata uang safe haven Dolar AS mengalami penurunan ketika berita itu mulai meluas di pasar global.

Sayangnya kenaikan yang dipicu oleh berita tersebut tidak memiliki tindak lanjut yang jelas. Bahkan pasangan AUDUSD harus rela untuk mengalami kekalahan ketika berusaha mencapai nilai tukar 0,7200. Salah satu alasannya adalah imbal hasil obligasi Treasury AS yang menguat membatasi upaya dominasi Dolar Australia. Kemudian politik AS yang masih penuh dengan ketidakpastian juga memancing investor untuk tetap memilih Dolar AS sebagai investasinya.

Untuk arah pergerakan AUDUSD selanjutnya mungkin akan mencoba fokus pada data ekonomi AS nanti malam. Data mengenai IMP non-manufaktur ISM akan menjadi katalis untuk sesi Amerika Utara. Selain itu arah sentimen risiko global juga akan sangat diperhatikan para pelaku pasar dan investor.

Mereka mungkin juga akan bersiap untuk menunggu momen debat calon wakil Presiden AS yang akan dilangsungkan hari Rabu mendatang. Kemudian pertemuan kebijakan RBA juga akan ditunggu pada hari Selasa besok.

GBPUSD Fokus Pada Brexit dan Dinamika Stimulus AS

Lihat juga disini : Broker Forex Terbaik di Forum Kaskus

Sampai saat ini masalah pembicaraan Brexit antara Inggris dan Uni Eropa masih belum menemui titik terang. Beberapa kali peluang terjadinya kesepakatan harus kandas ketika kedua pihak masih berbeda pendapat pada beberapa masalah pokok.

Pergerakan GBPUSD hari ini mungkin juga akan mengikuti bagaimana dinamika pembicaraan Brexit antara Inggris dan Uni Eropa. Pada pekan ini PM Boris Johnson akan berkunjung ke Brussel untuk melangsungkan pembicaraan dengan Presiden UE Ursula. Jika memang PM Boris memberikan kompromi pada masalah bantuan negara, IMB dan juga beberapa masalah pokok lain, maka GBPUSD bisa mencatatkan kenaikan tinggi.

Karena secara umum itu akan menyelesaikan perbedaan pendapat yang terjadi antara kedua belah pihak selama ini. Terutama IMB yang dinilai telah menyebabkan peluang hard Brexit sangat terbuka lebar. Sebab RUU IMB itu akan membatalkan semua pembicaraan mengenai perjanjian penarikan Brexit pada 2019 lalu.

Kemudian masalah pandemi di Inggris tampaknya menjadi beban lain bagi Poundsterling. Dilansir dari The Guardian berdasarkan data pemerintah yang bocor, dikatakan Inggris akan diberlakukan lockdown tiga lapis untuk mengatasi pandemi ini. Hal ini tentunya membatasi upaya Pound untuk naik jika harapan kesepakatan Brexit meningkat.

Dari sisi Dolar AS, pembicaraan stimulus ekonomi sektor fiskal AS akan terus menjadi fokus perhatian. Mengingat Menkeu AS Mnuchin dan Ketua DPR Pelosi terus melangsungkan pembicaraan terkait dana tersebut. Pimpinan mayoritas yaitu Mitch McConnell juga memberikan komentar dengan nada yang positif.

Berita mengenai kondisi Presiden Trump yang membaik tadi pagi mungkin akan menjadi perhatian dari sisi lain. Karena berita itu masih membuat bingung banyak pihak. Sebab jika sehat mengapa data medis dari dokter menyebutkan Trump menjalani perawatan dengan tingkat keparahan infeksi yang tinggi.

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar