GBP/USD Lanjutkan Kenaikan Hingga ke Arah Ketinggian Harian

GBP/USD lanjutkan kenaikan untuk hari ke 6 berturut-turut, bahkan berhasil menuju ke arah ketinggian harian pada akhir Maret 2022. Yakni sekitar 1.3130, di jam perdagangan sesi Amerika Serikat hari Kamis.

GBP/USD Lanjutkan Kenaikan

Lingkungan pasar forex yang positif terhadap risiko serta penurunan dolar Amerika Serikat secara luas. Berakibat terus mendorong pasangan mata uang tersebut untuk terus mengalami kenaikan.

GBP/USD akan terus memperpanjang rallynya dan GBP/USD lanjutkan kenaikan mencapai level tertinggi semenjak bulan April 2022 yakni dekat 1.3050. Sesudah menutup hari ke 5 di teritori positif pada hari Rabu.

Walaupun pasangan mata uang tersebut suda ada di posisi yang overbought. Lingkungan pasar forex yang positif terhadap risiko dapat menunda koreksi turun. Angka inflasi yang keluar akan memberikan signal positif.

GBP/USD Lanjutkan Kenaikan ke Arah Ketinggian Harian

Lingkungan positifnya pasar yang dapat membuat saham-saham lompat naik, yields treasury AS serta dolar AS menurun. Bureau of Labor Statistics Amerika Serikat juga melaporkan bahwa angka inflasi AS bulan Juni.

Diukur oleh CPI atau Consumer Price Index hingga turun ke 3% YoY, dibanding dengan yang diperkirakan 3.1%. Serta dari angka sebelumnya yakni di 4%, sedangkan angka inflasi inti.

Mengalami penurunan ke 4.8% YoY dibanding dengan yang diperkirakan 5% serta dari angka sebelumnya 5.3%. Sebagai akibatnya yields treasury Amerika Serikat turun secara luas, hal tersebut tentunya membingungkan broker spread rendah.

Yields 2 tahun turun ke posisi 4.72% sedangkan yields 5 tahun turun ke posisi 4.09%. Serta yields 10 tahun turun ke 3.90%. Indeks dolar AS atau DXY mengalami kerugian.

Lebih dari 1% di hari Rabu serta sebegitu jauhnya bahkan hingga turun hampir 2% pada minggu ini. Indeks saham utama Amerika Serikat justru naik ke ketinggian tahunan.

S&P 500 (SPX) justru lompat ke level tertinggi semenjak April 2022. Sedangkan Nasdaq Composite (NDX) juga lompat ke ketinggian semenjak bulan Januari 2022. Dow Jones Industrial Average (DJI).

Ada pada ketinggian mendekati level yang belum pernah terlihat kembali semenjak Desember 2022. Minat terhadap risiko juga terus mendominasi pasar forex dengan investor di pasar keuangan.

Namun tetap optimis sesudah keluarnya angka inflasi AS yang lebih banyak lagi, hal tersebut terus membebani dolar AS. Sesudah keluar angka inflasi yang melemah diukur dengan angka CPI.

Amerika Serikat mengeluarkan angka inflasi selanjutnya yang diukur PPI, hanya naik 0.1% YoY serta 0.1% MoM. Sedangkan angka inti muncul di 2.4% dan GBP/USD lanjutkan kenaikan kea rah ketinggian harian di exness.

Tinggalkan sebuah Komentar