Indikator Analisa Fundamental untuk Investasi Forex

Mengetahui macam indikator analisa fundamental sebelum berinvestasi sangat penting untuk Anda perhatikan. Karena dengan memperhatikan beberapa indikator tersebut dapat membantu mempermudah Anda dalam menentukan apakah hasil analisis sudah sesuai standar atau belum.

Mengenal Teknik Analisa Fundamental Dalam Investasi Forex

Oleh sebab itu dalam penentuan indikator-indikatornya perlu didalami secara mendalam karena sangat mempengaruhi hasil perhitungannya. Karena dengan memperhitungkan analisis tersebut dapat membantu Anda untuk menentukan bagaimana langkah berinvestasi yang tepat.

Apakah investasi yang akan dilakukan bisa menghasilkan untung atau hanya menambah rugi saja. Oleh sebab itu sebagai investor maupun trader Anda perlu memahami indikator-indikatornya terlebih dahulu sehingga bisa meningkatkan keuntungan dalam bertransaksi.

Ini Dia Beragam Indikator Analisa Fundamental

Umumnya sebelum menganalisa mata uang perlu memperhatikan beberapa aspek terlebih dahulu dan berkaitan dengan masa depannya. Analisa fundamental sendiri didasarkan dengan beberapa sumber informasi yang secara umum tidak berpengaruh secara langsung dengan pergerakan harga.

1.      Interest Rate

Indikator analisa fundamental forex pertama adalah mengetahui bagaimana nilai interest rate mata uang. Nilai ini bisa Anda lihat dengan memperhatikan bagaimana perubahan dari besaran tingkatan suku bunga setiap mata uang, karena dapat mempengaruhi nilai inflasi suatu negara.

2.      GDP

GDP atau Gross Domestic Product juga menjadi hal yang perlu Anda perhatikan jika ingin menerapkan teknik analisis secara fundamental. Nilai ini sendiri bertujuan supaya investor dapat mengetahui nilai produksi setiap negara karena berkaitan erat dengan tingkatan investasi negaranya.

3.      Non Farm Payroll

Indikator analisa fundamental ketiga adalah Non Farm Payrol atau biasa disingkat menjadi NFP merupakan data yang berasal dari Amerika Serikat. Data ini berisikan besaran upah atau gaji pekerja Amerika Serikat selain sektor pertanian karena menjadi penyumbang GDP terbesar dari negara tersebut.

4.      Indeks Biaya Hidup

Indeks biaya hidup atau biasa disingkat menjadi CPI dapat menjadi indikator selanjutnya karena mengukur bagaimana biaya hidup rata-rata konsumen dari setiap negara. Jika nilai CPI terlalu tinggi dapat meningkatkan persentase inflasi suatu negara sehingga perlu diperhatikan dengan seksama.

Berinvestasi tidak sama dengan perjudian karena Anda dapat memperhitungkan terlebih dahulu melalui teknik analisis salah satunya adalah fundamental. Oleh sebab itu supaya hasil ukurnya benar perlu memahami beberapa indikator analisa fundamental terlebih dahulu.

 

Tinggalkan sebuah Komentar