Investor Mengevaluasi Forex Dolar AS yang Menurun

Forex atau nilai tukar dari mata uang Dolar Amerika Serikat merupakan tiang pengukur untuk nilai kurs dari mata uang lainnya. Beberapa hari ini dalam dunia perdagangan, nilai dari dolar AS menurun. Yang terjadi akibat pengevaluasian yang dilakukan oleh investor dari sikap hawkish Federal Reserve pada kebijakan moneter.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, nilai dolar AS menurun setelah pejabat Federal Reserve regional menyatakan adanya penarikan lebih cepat dari program pembelian obligasi bank sentral. Dan ini jelas memberikan banyak kelonggaran dalam proses pemutusan kapan akan dinaikkan suku bunga.

Baca juga disini : Ambruknya Mata Uang Digital Cryptocurrency Jenis Dogecoin

Akibat adanya kebijakan tersebut dari hasil evaluasi investor, melemahkan nilai kurs mata uang Dolar AS. Yang mana sebesar 0,44% penurunannya atau setara 91,849. Sedangkan untuk mata uang Euro naik sebesar 0,41% atau setara dengan US$ 1,1917. Dan untuk greenback pun naik 0,03% atau setara 110,29 yen Jepang.

Begitupun untuk mata uang Pound Inggris ikut naik sebesar 1,03% atau setara m 1,3933. Berdasarkan beberapa penilaian dari analisis pasar baru – baru ini telah dibesar – besarkan oleh pihak investor. Mengenai pembukaan dagang dan dolar yang masih dianggap menghadapi tekanan besar dalam masa pemulihan ekonomi global.

Pandemi Covid-19 Masih Menjadi Penyebab Sulitnya Kestabilan Mata Uang

Di masa pandemi Covid-19 ini memang sedikit lebih sulit untuk menstabilkan nilai kurs dari mata uang. Terutama forex milik dolar Amerika Serikat ini. Karena dolar AS menurun, maka sangat berpengaruh pada perkembangan dari mata uang digital atau cryptocurrency.

Karena pengukuran yang digunakan oleh mata uang digital tersebut ialah berpatokan pada mata uang dolar AS. Dari informasi yang didapat melalui badan pengamat naik turunnya mata uang digital cryptocurrency, jenis Bitcoin yang paling terancam.

Penurunan sejumlah 8,89% dengan nilai setara US$ 32.390 per koinnya. Selain itu, beberapa jenis mata uang cryptocurrency lainnya pun turut mengalami penurunan. Yang mana disebabkan forex mata uang dolar AS yang ikut menurun.

Sebagai tambahan informasi, China merupakan salah satu negara penyumbang terbesar dalam perkembangan cryptocurrency. Karena di negara tersebut memunculkan banyak kebijakan yang berpengaruh besar pada cryptocurrency. Atau bisa disebut penyumbang lebih dari setengah produki bitcoin global.

Tinggalkan sebuah Komentar