Kabar Pasar : Analisis EUR Market Terbaru 26 Februari 2021

Analisis EUR market

Analisis EUR market yang pertama adalah kabar baik bagi para trader, kabar baik tersebut ditunjukkan dengan pair yang bisa dikategorikan hampir stabil selama beberapa hari.

Harga EURUSD juga tampak mengalami kenaikan ke atas level 1.2060, berjalan bersamaan dengan melemahnya dolar AS, sehingga dapat memicu perlawan beli level.

Masih Cenderung Bearish / Downtrend

Analisis EUR Market menurut analisa dengan Price Action, EURUSD tampak masih dalam kondisi Bearish / Downtrend. Namun trader harus siap untuk mengantisipasi Uptrend secara tiba-tiba jika menembus Resistance Area dan begitu juga konsolidasi harga.

Pasangan EURUSD berhasil beranjak naik, pasangan mata uang tersebut berada di angka 0.3 persen, atau 1.2075, meskipun pasangan mata uang tersebut terseok-seok di awal pekan.

Diprediksi EUR Akan Tertekan oleh Dolar AS

Beberapa analisis juga memprediksi bahwa EUR juga bisa tertekan oleh dolar AS yang juga bersangkutan dengan kenaikan yield obligasi AS jika terus berlanjut. Outlook fundamental Amerika Serikat juga terlihat mulai membaik dan berbalik keadaan dari Eropa yang masih sibuk dengan berbagai masalah.

Pada rapat FOMC terakhir, membuahkan salah satu hasil yaitu naiknya yield obligasi AS secara signifikan, dan kebijakan tersebut lebih ditegaskan oleh Federal Reverse AS. Kebijakan tersebut berimbas kepada para investor yang juga Analisis EUR Market lebih tertarik untuk menukar mata uang ke dolar AS.

Analisa JP Morgan dan Paul Meggyesi

Meskipun EUR/USD naik, masih saja dihantui oleh yield obligasi AS. Seorang analis dari Forex di JP Morgan, Paul Meggyesi mengatakan “Salah langkah pada pendistribusian vaksin UE tak akan diragukan pada kemunduran EURUSD baru-baru ini.”

Analisis EUR Market sudah mendekati support psikologis yang dapat menjadi 2 kemungkinan. Yaitu, titik rebound atau malah mengakibatkan breakout.

Baca Juga : Prediksi Pasar: Pergerakan Pasar Dunia Pada 25 Februari

Kelemahan Euro terus saja berlanjut, meskipun pembacaan inflasi kebih kuat dari apa yang diharapkan. France Swiss dan Sterling juga ikut melemah.

Akan tetapi, Analisis EUR market sesuai dengan informasi Jum’at 19 Februai. EURUSD mengalami kenaikan tinggi 1.2098 pada sesi Asia, juga dikarenakan oleh melemahnya dolar AS.

Faktor utama melehmahnya dolar AS adalah, turunnya ekonomi pemulihan AS dan diklaim meningkatnya jumlah data pengangguran di hari sebelumnya

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar