Kenaikan Dollar Amerika Menjelang Adanya Pernyataan FED

kenaikan dollar Amerika Serikat

Pada minggu kemarin pernyataan tentang kenaikan dollar Amerika Serikat menjadi pembahasan yang sangat ditunggu-tunggu. Pasalnya dollar AS bisa mempertahankan bullish kuat di awal perdagangan wilayah Eropa. Hal ini dikarenakan para pelaku pasar sudah memantau pertemuan Federal Reserve.

Pertemuan ini terjadi selama dua hari yang dijadikan panduan utama untuk kebijakan moneter di masa depan. Indeks dolar yang menjadi pelacak atas Greanback terhadap enam mata uang yang lainnya mengalami kenaikan sebesar 0,1% pada titik 91,925 setelah naik selama tiga kali berturut-turut.

USD/JPY Juga Mengalami Kenaikan Di Angka 0,2%

Kenaikan ini tentu saja didukung oleh adanya imbal hasil obligasi dari Amerika Serikat itu sendiri. Sementara USD/JPY juga sama yakni berhasil naik di angka 0,2% pada 109,15 yakni berdekatan dengan level tertinggi pada Sembilan bulan pencapaian yang terjadi di awal minggu ini.

Sedangkan menjelang pertemuan kebijakan selama dua hari oleh Bank of Japan berakhir pada jumat pekan lalu. Untuk GPB/USD berhasil mengalami kenaikan sebesar 0,2% menjadi 1,3915 menjelang pertemuan Bank of England pada hari Kamis.

Baca Juga : AUD/USD Semakin Menguat, Apa yang Menyebabkannya?

Namun untuk AUD/USD yang sejatinya sudah sangat sensitive terhadap resiko malah mengalami penurunan sebesar 0,1% menjaid 0,7736. Federal Reserve mengakhiri pertemuan kebijakan tepat pada hari rambu di malam hari dan mengharapkan pertumbuhan ekonomi Amerika menguat pasca vaksinasi pandemi.

Masih Dihantui dengan Keputusan FED Terhadap Kenaikan Suku Bunga 2023

Kenaikan dollar Amerika Serikat ini juga mendapat pemantauan yang spesifik dari para pelaku pasar dengan melihat apakah FED akan cnderung memberikan kenaikan suku bunga pada 2023 ataukah malah lebih awal dari sebelumnya. Hal inilah yang nantinya akan memungkinkan dolar naik lagi.

Di tempat lainnya EUR/USD mengalami penurunan sebesar 0,1% menjadi 1,1892 yakni tidak jauh dari 3,5 bulan pada pekan lalu yang berada di titik $1,1835. Hal ini dikarenakan adanya kekhawatiran akan tumbuhnya penguncian lebih lanjut di Eropa dan penundaan kegiatan vaksinasi yang akan dilakukan.

Baca Juga : AUD/USD Semakin Menguat, Apa yang Menyebabkannya?

Untuk itulah mengapa kenaikan dollar Amerika Serikat selalu mendapatkan perhatian lebih dari pihak-pihak yang ada gune memantau pergerakan pasar yang memang sempat mengalami kelumpuhan. Tentu saja hal ini mengundang kekhawatiran yang masih melekat mengingat pandemi belum juga usai.

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar