Kurs Rupiah Melemah, Pergerakannya Dipengaruhi Hutang AS

Pada akhir pekan, penutupan kurs rupiah melemah tipis, nilai tukar garuda turun di angka 0,01% menjadi Rp 14.955 per dolar Amerika Serikat. Tentunya hal itu lebih rendah dari sebelumnya.

Kurs Rupiah Melemah, Pergerakannya Dipengaruhi Hutang AS

Sama seperti rupiah Jisdor yang mengalami pelemahan tipis menjadi 0,05% di level Rp 14.959 per dolar AS. Josua Pardede, Kepala Ekonomi Bank Permata melihat jika rupiah bergerak cukup terbatas.

Di mana berada di angka Rp 14.945-14.970 per dolar AS di akhir perdagangan. Melemahnya kurs garuda ini diiringi dengan pelemahan DXY (indeks dolar AS) terhadap beberapa mata uang utama lain.

Pelemahan dolar didukung adanya ekspektasi para pelaku pasar jika kesepakatan debt ceiling bisa terjadi di akhir pekan. Negosiator juga makin yakin menaikkan batas utang dan membatasi the fed selama dua tahun.

Debt Ceiling dan Kurs Rupiah Melemah

Berita paling baru datang dari Janet Yellen, Menteri Keuangan AS. Di mana pada Jumat kemarin memberikan putusan jika akan perpanjang batas waktu paling cepat mengenai ketetapan gagal membayar hutang pemerintah.

Di mana tenggat tersebut sebelumnya ialah 1 Juni dan diperpanjang jadi 5 Juni 2023. Lukman Leong, Ketua Analisis DCFX futures juga mengamati jika kurs rupiah melemah akibat tertekan pernyataan Gubernur BI.

Hal itu terjadi tepatnya saat RDG (rapat dewan gubernur) sebelumnya. Meskipun mengalami hawkish, tetapi BI (bank indonesia) membantah harapan para investor agar menurunkan suku bunganya.

Sementara itu, di lain sisi dolar AS juga mengalami penurunan. Lukman berpendapat, walaupun ditengah sentimen risk on pasar rupiah berpeluang bisa balik naik (rebound) pada Senin 29/5.

Pasar sendiri memberikan reaksi positif usai merundingkan masalah debt ceiling Amerika Serikat yang mendapatkan kesepakatan sementara. Absennya data ekonomi penting domestik, tentunya sentimen terdapar debt ceiling masih berpengaruh ke kurs rupiah.

Mendapatkan berita terbaru seputar mata uang dunia, maka Anda harus bergabung dengan broker forex spread tipis. Masih banyak yang harus dicermati oleh para pelaku pasar mengenai perilisan data ekonomi AS.

Seperti personal spending, personal income, consumer sentiment university, serta lainnya. data itu nantinya dianggap dapat memberikan pengaruh mengenai pergerakan rupiah pada awal pekan.

Josua mengungkapkan USD/IDR ada di Rp 14.900-15.000 per dolar AS pada awal minggu. Sementara Lukman memprediksi di Rp 14.850-15.000. Nilai kurs rupiah melemah dan pergerakannya dipengaruhi hutang AS. cara daftar broker xm

 

Tinggalkan sebuah Komentar