Nilai Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS, Baca Disini

Nilai rupiah melemah terhadap dolar as. Kabar buruk datang, yaitu nilai rupiah melemah pada perdagangan kemarin. Tentunya hal ini membuat nilai rupiah tidak bisa maksimal terhadap pergerakan mata uang Dolar AS.

nilai rupiah

 

Hal ini juga terjadi menjelang adanya keputusan dari Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia atau BI. Pembahasan penting pada rapat tersebut adalah terkait adanya suku bunga yang mempengaruhi nilai rupiah.

Posisi rupiah terhadap Dolar AS berada di angka Rp. 14.674 untuk setiap Dolar AS. Angka ini mengalami penurunan sebesar 55 poin yang juga setara dengan 0,37 persen.

Bahkan, nilai rupiah melemah tersebut menjadi hal yang paling buruk pada jajaran mata uang Asia lainnya. Dolar AS juga dijual pada angka Rp. 14.648 sampai Rp. 14.642 untuk setiap Dolar AS.

Hal ini juga didukung oleh Data Bloomberg yang menyebutkan bahwa indeks Dolar AS juga dalam kondisi yang lesu. Ini terbukti dengan penurunan yang terjadi mencapai 0,51 persen menjadi 102,622.

Nilai Rupiah Melemah Terhadap Dolar AS

Tidak hanya rupiah yang melemah, beberapa mata uang di kawasan Asia Pasifik juga sedang dalam kondisi buruk. Beberapa diantaranya adalah mata uang Hongkong, India dan juga Filipina.

Untuk dolar Hongkong melemah hingga 0,02 persen, untuk rupee India terjun ke angka 0,04 persen dan peso Filipina turun ke angka 0,09 persen. Tentunya hal ini membuat harganya menurun.

Kondisi nilai rupiah melemah diprediksi disebabkan karena harga minyak mentah yang semakin bertambah. Hal ini disampaikan langsung oleh Stephen Innes yang merupakan Managing Partner di SPI Asset Management Pte.

baca juga : Harga emas menurun, beli dengan harga terjangkau

Selain itu, adanya data rilisan dari Bloomerd Economics menyebutkan terkait simulasi yang membuat inflasi akan semakin tinggi. Selain itu, juga akan terjadi lebih fluktuatif pada waktu bersamaan.

Didukung oleh catatan Indeks spot dolar AS Bloomberg yang terjadi penurunan mencapai 0,4 persen dalam satu pekan. Selain itu, Bank Indonesia juga masih mempertahankan suku bunga di angka 3,5 persen.

Beberapa faktor menyebabkan penurunan nilai mata uang rupiah terhadap Dolar AS. Selain itu, adanya kondisi nilai rupiah melemah di Asia juga dipengaruhi oleh hal yang berkaitan dengan minyak mentah.

 

 

Tinggalkan sebuah Komentar