Pasangan EUR/USD Naik Dari Posisi Terendah Multi-Bulan

Kenaikan pasangan EUR/USD lebih tinggi selama sesi Asia dan memulihkan penurunan yang telah terjadi semalam ke posisi terendah baru empat bulan. Pasangan EUR/USD naik 0,15% dan diperdagangkan pada angka 1,1780 untuk hari ini.

Di sisi lain tetap ada kekhawatiran dari adanya peningkatan ketegangan diplomatic antara Tiongkok dan Negara Barat. Dari situasi tersebut mendorong aksi ambil untung di sekitar safe-haven Dollar AS.

Baca juga disini : Trend Naik USD/INR Rupee India Terhenti, Emas XAU/USD Berpeluang Turun.

Aksi tersebut dinilai sebagai salah satu faktor kunci yang ikut mempengaruhi kenaikan pasangan EUR/USD.

Meskipun begitu tetap ada prospek optimis untuk ekonomi AS melihat laju vaksinasi Covid-19 yang bagus. Kemudian sentiment dari imbal hasil obligasi Treasury AS yang terus mendukung Greenback juga ikut mempengaruhinya.

Kabar pun semakin membaik dengan klaim dari Pemerintah AS soal penganggurannya. Optimisme menyelesaikan masalah pengangguran pada hari Kamis menambah narasi pemulihan ekonomi AS yang relatif cepat dari pandemic covid-19.

Kekhawatiran Dampak Ekonomi Dari Gelombang Ketiga Covid-19

Gelombang ketiga infeksi Covid-19 di Eropa menimbulkan kekhawatiran yang cukup besar. Kekhawatiran tersebut bisa membatasi kenaikan yang berarti untuk mata uang bersama.

Di tengah lambannya vaksinasi di Eropa, para investor khawatir bahwa pembatasan bisa menggagalkan pemulihan ekonomi Zona Euro yang sangat rapuh.

Faktor-faktor yang disebutkan di atas bisa berkontribusi membatasi pasangan EUR/USD naik. Para pedagang FOREX sedang menanti rilis survey IFO Jerman, apakah akan berpengaruh positif?

Tentu saja diharapkan memberikan peningkatan moral bisnis pada perdagangan. Mengingat sentiment di sekitar Euro lebih lemah atau tak sekuat Dollar USD, reaksi pasar terhadap pembacaan yang lebih kuat kemungkinan dibatasi juga.

Namun tetap ada peluang perdagangan di sekitar pasangan EUR/USD. Pasalnya data ekonomi AS telah merilis angka penghasilan/pengeluaran pribadi untuk bulan Februari yang merevisi Indeks Harga PCE Inti dan Indeks Sentimen Konsumen Michigan.

Data yang dirilis merupakan imbal hasil obligasi AS dimana sentiment resiko pasar yang ditimbulkannya lebih luas. Dibutuhkan sentiment positif agar kedua mata uang tersebut mengalami pemulihan.

Mungkin pasangan EUR/USD naik karena peluang lebih besar terbuka untuk pasangan tersebut.

Tinggalkan sebuah Komentar