Pengaruh Yield Obligasi AS Terhadap Pasar Menjelang FOMC

pengaruh Yield obligasi AS terhadap pasar menjelang rapat FOMC

Masih dengan berita forex yang sampai sekarang ini masih menjadi perbincangan hangat di beberapa media ternama. Salah satunya ialah Forexindo, dimana ada suatu informasi tentang pengaruh Yield obligasi AS terhadap pasar menjelang rapat FOMC.

Pada dasarnya Yield Obligasi AS ini masih tetap menduduki posisi yang kuat dalam pasar, sehingga digadang tetap akan mendorong sistematis yang ada. Terbukti kemarin tepatnya tanggal 15 Maret 2021 Forexindo menulis bahwa dolar masih bertahan menguat versus Major Currencies.

Baca Juga : Trading Forex Sebagai Bisnis Utama? Mengapa Tidak

Imbal hasil dari Treasure 10 tahun acuan mulai diperdagangkan pada angka 1,6320% pada hari Senin dengan puncak tertinggi 1,6420% di hari Jumat pekan lalu.

Semakin meningkatnya imbal hasil Amerika Serikat berhasil mengangkat Greenback dalam beberapa minggu terakhir.

Pengaruh Yield Obligasi AS Masih Terus Menguat

Hal ini disebabkan karena muncul perbedaan dari suku bunga yang meluas tajam terhadap pasar obligasi utama yang lainnya. Untuk itulah pengaruh Yield obligasi AS terhadap pasar menjelang rapat masih tetap menguat.

Indeks dolar pun yang menjadi perwakilan dari kekuatan USD kepada 6 mata uang lain juga menguat.

Bahkan angkanya cukup fantastis karena menyentuh hingga kekuatan 0,22% di level yang berkisar 91,89. Sementara kejadian semakin meningkatnya imbal hasil dari obligasi ini berkemungkinan besar akan menjadi pengaruh signifikan terhadap tindakan pelaku pasar minggu ini, tepatnya sebelum rapat Federal Reserve.

Baca Juga : Faktor Penyebab Dolar Amerika Serikat (AS) Menurun

Sejumlah pakar analisis kemudian mengeluarkan pendapat-pendapat dimana keyakinan terhadap pembuat kebijkan akan memberikan nada-nada yang berbau optimis terhadap perekonomian negara Amerika Serikat. Pasalnya sejak adanya pandemi ini kelumpuhan sektor dari negara tersebut juga terdampak.

Harapan Akan Perbaikan Perekonomian Dengan Kenaikan Imbal Obligasi

Namun seiring berjalannya waktu muncul harapan lebih akan perbaikan perekonomian dengan adanya kenaikan imbal obligasi.

Bahkan ada satu analisa yang memberikan penjelasan bahwa The Fed tidak akan merombak kebijakan moneternya, namun akan tetap berkomunikasi tentang perkiraan situasi ekonomi.

Dengan kondisi yang diharapkan semakin stabil dan pasar bisa tetap berjalan jauh di kedepannya. Namun dibalik ini semua tetap ada juga kemungkinan bahwa ekspetasi inflasi akan mulai menyusul meskipun pengaruh Yield obligasi AS terhadap pasar menjelang rapat masih dalam posisi yang kuat.

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar