Perbedaan MT4 dan MT5 yang Perlu Anda Ketahui

MetaTrader (MT) masih menjadi platform trading elektronik terbesar dalam industri broker forex ritel, utamanya untuk forex. MetaTrader menjadi sangat populer di komunitas forex, terbukti dengan penggunaannya yang secara eksklusif oleh sebagian besar perusahaan broker forex maupun bank di dunia. Platform ini sendiri diperkenalkan oleh MetaQuotes Software Corp yang merupakan sebuah perusahaan software di Rusia yang berpusat di Limassol, Cyprus.

Perbedaan Mendasar Diantara Metatrader 4 dengan Metatrader 5

MetaTrader tersedia dalam 2 versi, yaitu MetaTrader 4 (MT4) dan MetaTrader 5 (MT5) dimana MT4 diperkenalkan secara resmi pada 1 Juli 2005, sementara MT5 diluncurkan pada 1 Juni 2010. Versi MT5 sendiri disebut sebagai versi upgrade dari MT4 dengan berbagai pembaruan dan peningkatan yang berdampak pada penggunaan platform tersebut.

Walaupun MT5 disebut sebagai versi baru yang lebih baik, nyatanya masih banyak broker dan trader yang tetap setia menggunakan MT4.  Tercatat jumlah broker yang tetap menawarkan MT4 sebagai salah satu platform pilihan masih cukup signifikan. Walau begitu, pihak pengembang yang terus meningkatkan fitur baru MT5 sepertinya cukup berhasil dalam mendorong para broker untuk mulai beralih. Terlebih dengan dukungan untuk platform lama yang juga ditinggalkan.

Nah, apabila Anda sedang mencari detail terkait kedua platform tersebut, berikut ini beberapa perbedaan mendasar yang perlu diketahui diantara MetaTrader 4 dan MetaTrader 5

Supported Markets

Keragaman pasar yang didukung menjadi salah satu pembeda utama diantara kedua platform dimana hal ini mempengaruhi apa saja yang bisa diperdagangkan oleh trader. MT4 yang juga mendukung CFD sepertinya lebih khusus digunakan untuk trading forex. Sementara MT5 memiliki sistem pemilihan pasar yang lebih luas tak hanya forex dan CFD saja, tetapi juga meliputi saham, obligasi dan sebagainya.  

Depth of Market

Fitur ini menjadi salah satu hal yang krusial bagi trader untuk memudahkan memahami likuiditas yang ada di pasar di tiap titik harga sekaligus memberikan transparansi ekstra juga visibilitas pasar. Sayangnya, fitur ini tidak tersedia pada MT4 dan hanya bisa dimanfaatkan oleh pengguna platform MT5 saja.

Order Filling

Kebijakan Order Filling yang diterapkan pada MT4 yaitu “Fill or Kill” yang artinya transaksi harus dilaksanakan pada volume tertentu. Jika tidak sesuai pada kebijakan tersebut, maka order akan dibatalkan. Lain dengan MT5 yang lebih bebas, dimana pengguna bisa melakukan pengisian sebagian yang artinya saat volume transaksi tak kunjung terisi, maka MT5 akan membuatkan limit atau market order secara otomatis.

Pending Orders

Pada MT4 ada 4 jenis pending order yang disediakan, yaitu buy limit, buy stop, sell limit dan sell stop. Sementara MT5 menawarkan 6 jenis pending order yang selain dari yang ditawarkan oleh MT4, masih ditambah dengan buy stop limit dan sell stop limit. Kedua jenis pending order ini memungkinkan para trader untuk membeli ataupun menjual posisi saat harga sudah melewati titik masuk yang dimaksud sekaligus menentukan harga yang diinginkan untuk membuka perdagangan.

Sistem Operasi

Sebagai pendahulu, platform MT4 memiliki kompatibilitas dengan sistem operasi 32-bit. Hal ini karena pada saat perilisannya tahun 2005 silam, kebanyakan komputer yang digunakan masih menggunakan sistem operasi berbasis 32-bit. Tak heran jika MT4 pun dirancang menyesuaikan dengan sistem tersebut. Sekarang, dimana komputer berkembang menggunakan sistem operasi 64-bit, MT5 pun dibuat menyesuaikan pula dengan permintaan sehingga memberikan kinerja yang juga meningkat menyesuaikan OS komputer tersebut. MT5 sendiri bisa dijalankan pada OS 32-bit, walaupun performanya tak secepat sepert 64-bit.

lihat disini ; Mengenal Indikator dan Fungsinya Dalam Trading

Order Routing

Order routing tidak tersedia pada MT4, dimana para broker harus membuat sistem mereka sendiri agar dapat terhubung ke jaringan penyedia likuiditas seperti JP Morgan, Citibank, bank maupun lembaga keuangan lain. Sementara MT5 menawarkan fungsi mekanisme routing yang terintegrasi secara bawaan dengan jaringan penyedia likuiditas terbesar di pasar forex seperti JP Morgan, UBS,  Citibank, Goldman Sachs maupun Morgan Stanley sehingga bisa digunakan oleh kelas ritel.  

Trade Handling

Pada platform MT4, database hanya dapat menangani hingga sepuluh juta trading saja. Batasan jumlah trading ini kemudian dihapus pada MT5 yang artinya, platform terbaru sanggup menangani trading tanpa batasan jumlah tanpa mengorbankan integritasnya.

Technical Indicators

Tercatat ada 30 indikator teknis berbeda yang digunakan pada MT4. Indikator tersebut digunakan untuk mendeteksi bermacam pola harga yang diperlihatkan pasar Forex. Sebagian besar dari indikator teknis tersebut berdasar pada rumusan matematika. Jumlah penanda yang memudahkan analisa ini kemudian bertambah 8 macam lagi pada platform terbaru. Walau begitu, pengguna masih bisa menambahkan indikator eksternal yang artinya perbedaan jumlah indikator teknis ini bukanlah hal signifikan diantara kedua platform.

Graphical Tools

Alat yang berbasis grafik memungkinkan para trader menggambar garis tren, level support maupun resistansi pada grafik forex yang mereka miliki. Pada MT4, terdapat 31 macam alat menggambar yang bisa dimanfaatkan trader. Sementara MT5 sebagai versi upgrade, menawarkan lebih banyak alat dengan jumlah 44 tool grafis yang berbeda.

Timeframes

Umumnya, trader menggunakan sejumlah timeframe dalam menganalisa dan melakukan perdagangan, misalnya trading 30 menit atau pilihan lain misalnya 5 menit yang lebih singkat. Pada MT4, terdapat 9 pilihan timeframe berbeda yang bisa dipilih. Sementara pada MT5, trader bisa memilih trading dalam 21 timeframe berbeda.

Time & Sales Data

Indikator populer ini banyak digunakan trader forex untuk mendapatkan informasi detail tentang suatu akun trading untuk alasan keamanan ataupun memilih mata uang forex tertentu. Indikator ini meliputi volume, harga, arah, waktu dan tanggal untuk tiap perdagangan yang dilakukan. Indokator ini hanya tersedia pada platform MT5 saja dan tidak tersedia pada platform lama.

Email Communication

Meskipun kedua platform sama-sama memiliki sistem e-mail yang dapat mengirim notifikasi kepada para trader yang terdaftar, platform MT5 melengkapi sistem yang diterapkannya dengan dukungan attachment. Dukungan ini memungkinkan trader menyertakan dokumen dalam email mereka.

News Updates & Economic Calendar

MT5 juga menawarkan kalender ekonomi secara bawaan yang memungkinkan para trader melihat berbagai informasi up-to-date secara real-time. Tentu saja informasi dan berita relevan yang dapat mempengaruhi pergerakan pasar, termasuk berbagai siaran pers bank sentral utama maupun instansi pemerintah yang dapat mempengaruhi kondisi perekonomian.

Strategy Testing

Tak jarang trader memerlukan pengujian terlebih dahulu terhadap strategi trading yang akan digunakan. Meskipun sebatas pengujian, akan lebih baik jika menggunakan data secara real-time. Menggunakan ditur yang hanya ada pada MT5 ini, trader bisa menguji berbagai mata uang sekaligus, misalnya.

Platform MT4 memang menjadi standar emas dalam trading forex, bahkan setelah sekian lama, termasuk setelah rilisnya platform penerus. Walau begitu platform MT5 yang memiliki fungsi dan alat yang lebih banyak, juga tak boleh dikesampingkan begitu saja. MT5 sendiri juga layak dipertimbangkan oleh pedagang non-Forex karena memiliki akses ke pasar saham, obligasi dan banyak lagi yang lainnya.

MT4 yang masih cukup layak diandalkan untuk menangani kebutuhan trading forex dan CFD sehingga banyak pengguna yang masih setia dengan platform ini. Namun dengan dukungan yang sudah tak tersedia lagi dari pihak developer, agaknya arena forex akan mulai menyesuaikan diri, meskipun secara perlahan. 

Tinggalkan sebuah Komentar