Rupiah Dibuka Melemah, Mata Uang Asia Ambruk Bersama

Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan hari Rabu (02/08/2023). Tepatnya diawali dengan level Rp15.143,- per dolar AS. Membuatnya lebih rendah 0,18% daripada penutupan pada Selasa (01/08/2023).

Rupiah Dibuka Melemah

Namun rupiah ini tidak jatuh sendiri di pasar spot. Karena beberapa mata uang Asia lain juga ikut jatuh pada waktu bersama. Namun terdapat juga yang berhasil melawan dominasi dolar AS trading bersama fbs copytrade.

Rupiah Dibuka Melemah Bersama Won, Ringgit, hingga Peso

Pergerakan mata uang Asia sebenarnya cukup bervariasi sampai pukul 09.00 WIB pada perdagangan Rabu lalu. Namun beberapa menunjukkan pelemahan cukup signifikan, won Korea Selatan adalah yang paling besar terdepresi.

Won Korea Selatan sendiri menunjukkan pelemahan sampai 0,59%. Selain itu peso Filipina juga tertekan mundur sebesar 0,21%. Sebenarnya peso tengah naik turun menyusul pengumuman pemerintah mengenai data inflasi Jumat nanti.

Rupiah dibuka melemah bersamaan juga dengan ringgit Malaysia, yaitu terdepresi sedikit lebih tinggi, tepatnya sampai 0,2%. Dolar Taiwan juga turun 0,14% pada perdagangan hari Rabu.

Selain itu dolar Hongkong juga sedikit melemah, yaitu 0,04% terhadap greenback. Menjadi salah satu mata uang Asia yang belum berhasil lawan dominasi dolar di pasaran.

Berita di broker terbaik memang menunjukkan posisi indeks dolar AS yang stabil, kisaran tertinggi dalam 3 pekan. Rally selama lima hari berturut-turut pada pasaran forex Eropa, hari Rabu kemarin.

USD juga masih kuat walaupun Fitch Ratings baru turunkan peringkat kredit AS. Menunjukkan kekuatannya terhadap berbagai rival utama. Termasuk rupiah dibuka melemah tidak terlepas dari dominasinya.

Namun mata uang Asia terpantau bergerak secara mix, karena ada beberapa yang berhasil menguat. Paling kuat adalah yen Jepang yang rebound pasca Bank of Japan beri kelonggaran suku bunga.

Selain itu beberapa lain berhasil naik tipis, seperti baht Thailand yang menanjak 0,07%. Disusul yuan China dan dolar Singapura menguat tipis, masing-masing sebanyak 0,06% serta 0,04% terhadap USD.

Kebijakan AS dalam menurunkan peringkat utang jangka panjang oleh Fitch Ratings menjadi salah satu penyebab pelemahan rupiah. Tidak hanya rupiah dibuka melemah, pada penutupan perdagangan juga masih turun 59,5 poin.

 

Tinggalkan sebuah Komentar