Sentimen Akan Vaksin Covid-19 yang Tak Kunjung Muncul Melemahkan Nilai Dolar AS

Seperti yang diketahui oleh publik bahwa USD mengalami pelemahan pasca Joe Biden memenangkan pilpres AS yang berlangsung minggu lalu namun rupanya masalah itu tak berhenti hanya disitu saja sebab masih ada penyebab yang lainnya dimana dolar AS pagi ini melemah akibat adanya berita terbaru mengenai perkembangan dari vaksin virus Covid-19 yang tak kunjung muncul dan terwujud hingga membentuk sentimen publik mengenai keberhasilannya.

baca juga disni : Tips Memilih Broker ECN Terbaik Untuk Trader Indonesia

Nilai Dolar AS Melemah Akibat Vaksin Covid-19 yang Tak Kunjung Muncul

Dikrenakan berita mengenain vaksin Covid-19 inilah, dolar AS pagi ini di hari Selasa tanggal 10 November 2020 mengalami pelemahan karena seluruh dunia termasuk wilayah AS pun ingin supaya vaksin virus Covid-19 ini bisa segera terwujud sehingga ada pemulihan sektor ekonomi global dan juga optimisme untuk mengembalikan perekonomian dengan stabil seperti sedia kala. Pagi ini diketahui bahwa dolar indeks dolar mengalami penurunan tipis di persentase 0,03% pada angka 92,688 berdasarkan sumber yang diambil.

Sementara untuk pair mata uang asing EUR/USD mengalami peningkatan di persentase 0,12% pada angka 1,1828 sementara itu pair lain yaitu GBP/USD juga mengalami peningkatan di persentase yang sama yaitu 0,12% pada 1,3178 sementara itu yang melemah adalah pair USD/JPY pada persentase 0,46% pada angka 104,88. Sementara untuk mata uang rupiah mengalami peningkatan dengan nilai 0,20% pada angka 14.022,5 per dolar sampai pukul 10.41 WIB tadi. Pfizer Inc yang merupakan produsen obat yang asalnya dari AS mengatakan kemarin jika calon vaksin yang dia buat sedang dalam pengembangan.

Pengembangan ini dilakukan bersama-sama dengan BioNTech yang merupakan perusahaan asal Jerman dan diklaim bahwa 90% vaksin ini sangat efektif untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Hasil ini dikatakan sesuai dengan data dari sekitar 94 orang pertama yang telah terinfeksi oleh virus ini dalam uji klinis yang dilakukan dalam skala besar. Berita mengenai perkembangan vaksin itu tentunya memberikan harapan bahwa Covid-19 bisa disembuhkan dan vaksin pun juga tersedia dengan cepat.

baca juga disini : Mengenal Lebih Dalam Teknik Scalping Pada Trading Forex

Hingga tanggal 10 November ini, jumlah kasus penyebaran virus Covid-19 secara global telah melampaui angka 50% atau lebih tepatnya ada di persentase 50,8 juta dan sekitar 10 juta kasus itu berasal dari Amerika Serikat saja sesuai dengan sumber data yang diberikan oleh Universitas Johns Hopkins. Akan tetapi, para investor pun juga memberikan peringatan untuk tidak cepat puas sebab tentu masih muncul keraguan atas efektivitas sekligus pula kemanjuran dari vaksin termasuk berapa lama sistem kekebalan itu bisa bertahan dalam tubuh.

Tentunya ini semakin berdampak pada mata uang USD atau dolar AS dan bahkan pair mata uang USD/CNY pun mengalami penurunan sekitar 0.25% pada 6,61177 sampai pukul 10.49 WIB tadi. Di hari sebelumnya, data yang telah dirilis menunjukkan jika CPI atau Indeks Harga Konsumen pada bulan Oktober dan juga Indeks Harga Produsen pun menunjukkan adanya perkembangan yang lebih kecil dibandingkan prediksi tahunan dan CPI mengalami adanya pertumbuhan dari bulan ke bulan yang nilainya lebih rendah dibandingkan prediksi.

Tinggalkan sebuah Komentar