Tak Berdaya Dihajar Obligasi AS, Harga Emas Terpuruk

harga emas terpuruk

Harga Emas Terpuruk pada akhir perdagangan minggu kemarin. Terhitung sudah lima hari berturut-turut harga emas mengalami penurunan. Terakhir terlihat harga emas berada di angka 1.769,65 dolar per gram. Bahkan akan diprediksi bisa melanjutkan trend menurunnya harga sampai 1.765an dolar per gram.

Emas berjangka pun juga mengalami penurunan kembali 3,6 dolar AS atau 0,2 persen menjadi 1.283,20, setelah mengalai keterpurukan di angka 1.286,20 pada hari sebelumnya. Direktur perdagangan logam High Rudge Futures, David Meger mengatakan “Ekonomi AS akan perlahan pulih”.

Langkah Awal Kemenangan Melawan Pandemi

“Hasil obligasi AS 10 tahun menunjukkan informasi kemenangan melawan pendemi ini dengan mulai menguatnya dolar, yang naik ke level tertinggi sejak Februari 2020.” imbuh David. Indeks dolar menurun 0,3 persen terhadap pesaing lainnya. Sementara imbas hasil obligasi tersebut  turun terendah ke sesi 1,146 persen.

Sebagai Info, Obligasi adalah istilah dalam pasar modal yang biasa disebut surat pernyataan utang dari pernerbit utang ke pemegang obligasi. Kemudian, Harga emas terpuruk diakibatkan imbal hasil obligasi yang tinggi membuat peningkatan kerugian pada pemegang emas yang dapat tidak memberikan imbal hasil.

Harga Emas Mengalami Penurunan Mingguan yang Kedua Kalinya

Harga emas terpuruk bisa mengalamai kenaikan apabila harga dolar semakin lemah dengan imbal hasil yang rendah, sehingga para investor kembali percaya dan membeli emas sebagai investasi safe haven. Faktor yang juga bisa mempengaruhi kenaikan harga emas seperti pandemi yang tiba tiba memburuk kembali.

Baca Juga : Kabar Pasar : Analisis EUR Market Terbaru 26 Februari 2021

Namun, emas sedang mengalami penurunan mingguan yang kedua secara berturur-turut. Rata-rata pergerakan emas sekarang adalah 50MA atau pergerakan 50 hari yang berada dititik penurunan dibawah pasangan 200 hari. Pergerakan tersebut mendekati pola dead cross yang menandakan koreksi lebih lanjut.

Faktor lain yang mempengaruhi harga emas terpuruk adalah vaksinasi yang semakin maju, kemudian dolar AS dapat meningkat dengan banyaknya masyarakat Amerika Serikat yang divaksin, selanjutnya dapat memperbanyak masyarakat Amerika Serikat yang mendapat perkerjaan kembali dan mengurangi jumlah pengangguran masyarakat Amerika Serikat.

Salah satu faktor yang mempengaruhi lainnya adalah lonjakan US Treasury, hal tersebut juga membuat ketertarikan para investor pada emas batangan mulai menurun.

Mungkin Cukup informasi tentang harga emas terpuruk akibat obligasi AS, jika anda masih ingin mencari informasi tentang hal tersebut, silahkan cek artikel kami yang lain.

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar