Trading Forex Sebagai Bisnis Utama? Mengapa Tidak

Meskipun banyak diantara para trader yang memulai portofolionya dengan niat sekedar mencari penghasilan tambahan, banyak yang kemudian menjadikan trading forex sebagai bisnis utama mereka. Tentu saja para trader profesional ini sudah memiliki pengalaman dan pengetahuan yang cukup untuk menyesuaikan ulang niat awal tersebut. Sayangnya, tak sedikit trader pemula yang justru salah langkah lantaran terbujuk oleh iklan yang tidak benar.

Faktor yang Mempengaruhi Kesuksesan Trader Profesional

Bagaimanapun, kurang tepatnya pemahaman tentang trading forex sebagai sumber penghasilan menjadi alasan utama mengapa banyak pemula yang gagal naik kasta menjadi trader profesional. Tak sedikit pemula yang memberanikan diri meningkatkan modal mereka dan berujung pada loss besar dan memukul mental. Analisa yang tergesa-gesa untuk risiko besar dengan ekspektasi yang berlebihan bisa saja membuat trader kapok. Padahal dalam berbagai diskusi, sangat ditekankan akan pentingnya manajemen risiko sebagai pilar utama trading forex.\

cara sukses trading forex

baca juga disini : Broker Forex Terbaik di Dunia

Ternyata selain halnya pemahaman yang kurang tepat, ada pula beberapa faktor lain yang turut mempengaruhi kesuksesan trading jangka panjang. Sebagai bisnis utama, artinya Anda akan melakukan trading jangka panjang. Artinya, Anda bukan hanya mengejar profit sesaat dan mampu menikmati berbagai proses yang selalu dilalui. Selain pemahaman, berikut ini beberapa hal yang menjadi ganjalan dalam perjalanan Anda menjadi trader profesional.

Penentuan Modal

Tentu Anda tidak asing lagi dengan broker yang menawarkan nominal deposit yang sangat terjangkau, bahkan bebas ditentukan oleh pihak trader. Penawaran yang begitu menarik bagi pemula. Harapannya, dengan modal USD 200, pemula bisa mendapatkan profit yang cukup untuk meningkatkan saldo lalu menikmati liburan sesudahnya.

Yang perlu Anda ketahui adalah, penawarkan ini sebaiknya Anda kesampingkan jika ingin menjadi seorang profesional.  Meskipun tidak ada batasan nominal tertentu untuk membuka deposit, trader sebaiknya menanamkan deposit ribuan dolar agar aktifitas trading forex yang dilakukan sepadan dijadikan sebagai sumber penghasilan atau bisnis utama. Ingat, ini bukan lagi bahasan untuk pemula yang sekedar ingin mencoba peruntungan.

modal awal trading forex

lihat disini : Broker ECN dan STP Terbaik

Selain halnya nominal yang tinggi, Anda juga perlu memahami bahwa karir sebagai trader yang mapan hanya bisa dibangun dalam jangka waktu tahunan. Ya, tidak ada yang instan karena pekerjaan ini melibatkan banyak pengetahuan, pengalaman, disiplin serta masih banyak lagi hal yang akan dipelajari seiring waktu. Dan dengan modal yang cukup, trader memiliki peluang menerapkan lebih banyak trading hingga bisa meningkatkan profesionalismenya.

Bisa dikatakan bahwa idealnya, trader sebaiknya berbekal modal yang sepadan dengan strategi apa saja yang mungkin dipakai serta menunjang berbagai macam trading. Sewajarnya, trader juga harus membuat kalkulasi detail tentang penentuan modal. Apalagi bila mereka ingin menikmati penghasilan tetap dari trading setiap bulannya. Setidaknya, trader harus bisa menghasilkan keuntungan setara dari modal yang digunakan.

Dan tentunya akan lebih baik lagi apabila Anda bisa membuat profit hingga beberapa kali lipat dari deposit sehingga saldo akun trading terus bertumbuh. Misalnya, Anda ingin menarik dana USD 2.000 dari rekening setiap bulan, artinya setiap bulan tersebut Anda harus mendapatkan profit USD 2.000 agar saldo yang ada di dalam akun stabil. Sementara apabila profit bulanan ada di angka USD 1.000 saja, saldo akan berkurang tiap bulan atau Anda tidak bisa mendapatkan tunai USD 2.000 dari rekening.

Sekali lagi, tidak ada yang memaksa Anda untuk menyiapkan dana sekian ribu dolar untuk modal trading. Hanya saja, jumlah ini sangat berhubungan dengan jumlah penghasilan yang ingin didapat, strategi serta manajemen risiko dalam trading forex.

Menentukan Tujuan

Tujuan macam apa yang bisa membuat trading forex Anda bisa menjadi bisnis utama? Anda bisa saja menentukan perimeter tertentu, misalnya ingin mendapat penghasilan dengan nominal tertentu setiap bulan. Yang artinya tujuan seperti ini akan sangat berkaitan dengan jumlah modal seperti penjelasan di atas, makin banyak profit yang ingin didapat tiap bulan, maka semakin besar pula saldo yang dibutuhkan di awal trading.

strategi trading forex

Strategi dan manajemen risiko juga sangat dipengaruhi oleh tujuan trading forex, terlebih jika ingin menjadikannya sebagai penghasilan utama. Misalnya apabila seorang trader ingin meningkatkan akun dengan cepat, maka strategi dan risiko yang digunakan pun akan mengikuti. Pilihannya adalah memilih risiko yang besar dimana modal yang disiapkan pun bisa lenyap dala waktu yang singkat.

Agar trading forex dapat dipertimbangkan sebagai sumber penghasilan, sebaiknya Anda harus memiliki perspektif dan ekspektasi yang realistis dan mampu mempertahankannya seiring waktu. Realistis, bahwa potensi profit yang besar juga berarti risiko kalah yang juga besar. Profit potensial pun tetap harus mempertimbangkan leverage dan lot yang diambil.

Bermain Aman

Apapun gaya trading yang diterapkan, seorang trader sebaiknya selalu memiliki ekspektasi besaran stop-loss yang realistis dalam aktifitas pedagangan. Pengharapan yang berdasar pada kondisi sebenarnya ini tak hanya memungkinkan trader untuk mendapatkan gambaran tentang berapa deposit awal yang dibutuhkan untuk ikut trading tetapi juga tentang cara bermain aman.

Umumnya, seorang positional trader membutuhkan modal lebih banyak karena stop-loss yang dipakai biasanya juga ditempatkan lebih tinggi jika dibanding dengan trader yang menggunakan teknik scalping, swing ataupun trading harian. Dengan mengetahui titik stop-loss ini, sebenarnya trader juga bisa bermain aman. Walaupun semakin tinggi modal maka semakin tinggi pula potensi profit dan sebaliknya, setiap trader harus memahami pentingnya menjaga tingkat risiko dan menganalisa hasil trading dalam persentase.

Contoh kasus, trader mendapat profit USD 1.000 dalam kkurun waktu 6 bulan, dimana deposit awal senilai USD 2.000. Dengan kata lain, ada peningkatan 50% dari nominal modal awal. Walaupun angka USD 1.000 ini terbilang jumlah yang kecil untuk trading selama 6 bulan, jumlah ini tetap bukan hasil yang sepenuhnya buruk. Bagaimanapun, trader memiliki pertimbangannya sendiri dan jika ia ingin menghasilkan lebih banyak uang, maka deposit yang digelontorkan juga mengikuti karena ad abanyak hal yang berkaitan, seperti halnya ukuran lot dan manajemen risiko.

Keuntungan yang bisa didapat seorang trader sendiri juga tidak selalu sama di setiap bulannya, bahkan tak jarang pula tidak ada profit sama sekali dalam satu bulan. Tak jarang pula yang terus mengalami kekalahan beruntun sampai saldo deposit terkuras habis. Walau begitu, profit yang bisa saja muncul di bulan depan bisa saja menutup kekalahan bulan ini. Hal ini bisa saja membuat rasio risiko dan profit kembali positif. Tak menutup kemungkinan pula saldo kembali bertambah tanpa perlu menyuntikkan dana lagi.

Dalam dunia trading, berbagai analisa tetaplah terikat pada kemungkinan dan ketidak-pastian, dan setiap trader perlu mengingat tentang hal ini apabila menginginkan trading forex sebagai bisnis utama. Dan tak sedikit pula situasi buruk dalam forex terjadi hingga beberapa bulan. Dan hal seperti ini masih bisa dikatakan sebagai hal yang wajar dalam aktifitas perdagangan.

Hanya saja, bagaimana Anda sebagai trader menyikapi situasi yang tak menyenangkan ini. Apabila dalam satu periode memang sudah tidak ada lagi yang bisa dilakukan, maka tak ada salahnya pula mengambil jeda melakukan trading, sambil memperdalam pengetahuan daripada meluapkan emosi secara tak terkontrol atau memaksakan terus melakukan trading. Pada intinya, trading forex profesional jangka panjang adalah tentang modal yang cukup, strategi yang tepat dan manajemen risiko yang ketat.

Tinggalkan sebuah Komentar