USD Kembali Naik Setelah Terdampak Omicron

USD Kembali NaikAkhirnya nilai USD kembali naik setelah turun karena penemuan varian baru virus Corona Omicron. Virus ini memberikan dampak ekonomi yang sangat signifikan terhadap dunia, termasuk nilai dollar Amerika.

Variasi virus baru yang ditemukan di Afrika Selatan pada minggu lalu ini, membuat berbagai negara memperketat kembali protokol kesehatannya. Sebab selain dari negara asalnya, Omicron sudah menyebar.

Misalnya saja di Australia, Inggris, Kanada, Jerman, dan Hongkong. Beberapa kasus Omicron di negara tersebut sudah mulai dilaporkan. Omicron dikenal lebih berbahaya dan tingkat penularannya jauh lebih tinggi.

Selain itu, banyak yang berpendapat bahwa virus ini tidak mempan terhadap vaksin saat ini. Sehingga, potensi bahayanya jauh lebih besar. Jika dari pihak Amerika tidak segera melakukan langkah tepat, maka nilai USD bisa kembali terancam.

Sebelum keadaan benar-benar terkendali, nilai volatilitas dari forex satu ini akan terus tinggi. Artinya, kemungkinan naik turunnya sangat tinggi dan sulit mencapai kestabilan. Investor harus bersiap dengan semua kemungkinan.

Update Nilai USD Kembali Naik

Menurut Joseph Capurso seorang ahli strategi Commonwealth Bank of Australia, pasar mata uang akan terus bergejolak minggu ini. Jika biasanya harus ada isu besar untuk membuat turun USD, maka kali ini cukup dengan berita Omicron.

Joe Biden selaku Presiden AS juga akan segera memberikan tanggapan terbaru mengenai varian Omicron. Tanggapannya ini akan sangat berpengaruh terhadap nilai forex, salah satunya di broker XM.

Baca juga : Potensi ekspor cangkang sawit ke jepang mencapai 12 juta usd.

Sementara itu selaku greenback dari berbagai mata uang lainnya, kenaikannya hari ini mencapai 0,18% ke 96,280. Sebelumnya, USD sempat jatuh pada kondisi terburuknya yaitu 95,973 pada hari jumat (26/11/2021).

Kenaikan nilai dirasakan oleh pasangan forex USD/JPY yang berhasil naik 0,35% ke 113,71. Yen menjadi salah satu mata uang yang diuntungkan dan aman untuk para investornya.

AUD/USD berhasil naik 0,32% ke 0,7146 setelah sempat jatuh 1%. NZD/USD juga mengalami kenaikan tipis sebesar 0,12% ke 0,6834. USD/IDR turun 0,24% ke 14.334, USD/CNY turun sebesar 0,15% di 6,3826.

Saat ini mata uang safe haven AS ini sudah siap mendapatkan berbagai dorongan ketidakpastian. Sehingga, dapat tercapai USD kembali naik pada masa Omicron ini meski tingkat volatilitasnya tinggi.

 

Tinggalkan sebuah Komentar