USD Mulai Menurun Akibat Liburnya Perdagangan pada Hari Kamis

USD mulai menurun dalam perdagangan foreign exchange pada kamis 23 November 2023 dan disebabkan karena adanya hari libur. Hari liburan tersebut secara tidak langsung memberi dampak kepada mata uang tersebut sehingga membuat trader harus mencerna data ekonomi terbaru AS.

USD Mulai Menurun

Liburnya perdagangan hari Kamis 23 November 2023 dikabarkan akan memberi dampak dengan kebijakan yang akan diterapkan oleh Federal Reverse terkait suku bunga dari USD. Namun pada pukul 15.00 WIB sendiri indeks dollar melacak greenback terhadap 6 mata uang lainnya.

Adanya greenback terhadap mata uang lain dalam brokerindofx.com ini menyebabkan nilai dari dollar Amerika Serikat turun sebesar 0,3% sehingga memiliki nilai sejumlah 103,510. Nilai ini sendiri berada sedikit diatas dari level terendah dalam 2,5 bulan lalu yaitu hanya sejumlah 103,17 saja.

USD Mulai Menurun dengan Sangat Tipis Sedangkan Euro Semakin Menguat

Pada hari rabu ketika data terkait klaim pengangguran Amerika Serikat dirilis sempat membuat mata uang tersebut menguat. Karena data klaim pengangguran tersebut menunjukkan jumlah warga Amerika masih menyiratkan bahwa tenaga kerja negara tersebut masih sehat.

Ekspektasi data inflasi yang dirilis oleh universitas Michigan telah direvisi sehingga membuat datanya tampak lebih tinggi sehingga membuat nilai USD mulai menurun. Sentiment itu tidak bertahan lama karena perdagangan baik Amerika Serikat dan Jepang libur karena merayakan thanksgiving.

Karena adanya liburan tersebut menyebabkan indeks perdagangan dari Dollar Amerika Serikat sendiri menurun sangat tipis sebesar 2,5% sejauh ini pada bulan November. Hal tersebut menyiratkan bahwa kinerja mata uang ini berada dalam kinerja terburuknya selama 1 tahun ini.

Walaupun USD mulai menurun namun berbeda ceritanya dengan Euro karena mata uang ini mengalami penguatan. Bahkan jika Anda melihat EUR/USD akan terlihat dengan jelas bahwa forex tersebut memiliki penguatan sebesar 0,3% atau naik menuju 1,0922.

Kenaikan ini sendiri terjadi menjelang terjadinya rapt terkait kebijakan dari European central bank yang telah terjadi pada bulan Oktober. Rapat tersebut sendiri berhasil membuat ECB menghentikan kenaikan suku bunga miliknya hingga 10 kali berturut-turut.

Kenaikan euro pada bulan November ini dibantu oleh adanya rilis data terbaru dari aktivitas bisnis pada negara Prancis. Selain Prancis juga terdapat kabar positif dari Jerman karena sudah memiliki harapan resesi akan terjadi lebih dangkal dari yang telah diperkirakan.

Selain Euro beberapa mata uang lainnya seperti JPY dan CNY juga mengalami kenaikan akibat liburan yang terjadi di Amerika Serikat. Sehingga banyak mata uang yang meningkat akibat USD mulai menurun pada minggu ini. Baca disini cara mendaftar trading pro akun riil bagi para trader pemula.

 

Tinggalkan sebuah Komentar