Jenis spread forex banyak macamnya, dimana setiap jenis memiliki pengertian dan fungsi tersendiri bagi jalannya trading. Pergerakan spread forex sebenarnya bukan sesuatu yang saklek.

Sebab nilainya sewaktu-waktu bisa berubah, berdasarkan harga mata uang. Harga mata uang fluaktif tersebut menjadi penyebab utama nilai spread bisa berubah tiba-tiba. Karena, spread dalam forex merupakan selisih yang didapatkan dari harga jual dan beli.
Baca juga : Manfaat Kalkulator Broker Forex
Pada saat nilai mata uang diperdagangkan berubah, maka nilai spread juga secara otomatis berubah. Misalnya saja sebagai contoh pada awalnya bernilai 1 PIPs untuk EUR/USD, bisa berubah menjadi 2 PIPs, 3 PIPs atau lebih. Perubahan tergantung pada kondisi nilai mata uang.
Jadi, setiap broker yang digunakan oleh trader biasanya mempunyai beberapa pilihan akun dimana telah disesuaikan berdasarkan spread. Maka dari itu, setiap broker memberikan pilihan spread khusus bagi trader exness.
Jenis Jenis Spread Forex yang Perlu Trader Tahu
Dalam perdagangan forex terdapat jenis jenis spread forex yang harus trader khususnya pemula belajar serta pahami sebelum menjalankan trading. Setiap jenis spread memiliki pengertian dan peran sendiri bagi trader dalam menjalankan trading forex. Untuk itu trader-trader harus tahu perbedaan dari setiap jenis spread dalam forex.
- Floating Spread: Floating spread jenis spread dimana perbedaan antara harga bid dan ask bisa berubah-ubah hanya tergantung pada kondisi pasar. Hal ini berarti bahwa spread bisa lebih rendah selama kondisi pasar normal dan lebih tinggi selama kondisi pasar tidak stabil.
- Fixed Spread: Jenis spread dimana perbedaan antara bid dan ask selalu tetap atau tidak berubah terlepas dari kondisi pasar. Artinya trader selalu tahu berapa biaya perdagangan mereka sebelum memasuki pasar.
- Spread Variabel: Jenis spread bisa berubah secara tiba-tiba dan drastic tergantung kondisi pada pasar. Bisnya terjadi selama rilis berita ekonomi bisa mempengaruhi nilai tukar mata uang.
- Spread Nol: Jenis spread dimana tidak ada perbedaan antara harga bid dan ask. Artinya trader tak perlu membayar spread ketika membuka dan menutup posisi.
- Spread Volumetrik: Jenis spread dimana biaya perdagangan tergantung pada volume perdagangan.
- Bid Ask Spread: Jenis spread dipengaruhi oleh faktor persediaan atau float, jumlah total outstanding yang tersedia untuk di tradingkan. Selain faktor ini juga dipengaruhi oleh permintaan terhadap suatu aset dan total kegiatan trading.
Jenis jenis spread forex beserta penjelasannya yang harus trader forex pelajari dan pahami sebelum melakukan jalannya trading. Pelajari terlebih dahulu lalu setelah itu jalankan tradingnya. Untuk itu, Anda bisa mempelajari forex di Broker Indonesia kunjungi website broker indofx.
