Leverage Trading Adalah: Pengertian, Keuntungan, dan Risikonya

Leverage trading adalah salah satu istilah dalam dunia trading yang mungkin masih belum dipahami dengan pasti oleh orang-orang terutama para trader pemula. Istilah ini sendiri merujuk pada mekanisme atau strategi yang memungkinkan para trader untuk meningkatkan keuntungan mereka dengan menggunakan modal pinjaman. Berikut akan kita bahas lebih lanjut tentang pengertianya, keuntungan, dan risikonya. xm global

Leverage Trading Adalah? Berikut Pengertiannya

Leverage dalam trading adalah fasilitas pinjaman yang diberikan oleh broker kepada trader, yang memungkinkan trader mengendalikan posisi yang jauh lebih besar di pasar dengan menggunakan modal pribadi yang relatif kecil. Konsep ini biasanya dijelaskan dalam bentuk rasio, seperti 1:50, yang berarti setiap 1 dolar modal pribadi memungkinkan trader untuk membuka posisi senilai 50 dolar.

Leverage dibagi ke dalam beberapa jenis berdasarkan penggunaannya dan dampaknya terhadap strategi trading. Secara umum, ada tiga jenis utama leverage: leverage operasional, leverage keuangan, dan leverage gabungan. 

Masing-masing memiliki tujuan dan karakteristik yang berbeda, serta memberikan pengaruh yang bervariasi terhadap portofolio seorang trader. Oleh karena itu, pemilihan jenis leverage harus disesuaikan dengan kebutuhan dan profil risiko masing-masing trader, karena tidak semua jenis leverage cocok untuk semua orang.

Cara Kerja Leverage Trading

Meskipun terdengar menggiurkan, leverage bukanlah bagian dari skema investasi bodong. Justru, banyak perusahaan manajemen investasi terkemuka di dunia yang secara terbuka menawarkan fasilitas ini kepada klien mereka, karena cara kerjanya transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam praktiknya, leverage tidak bertujuan untuk menggandakan atau melebih-lebihkan jumlah modal awal yang disetor oleh investor. Sebaliknya, leverage digunakan untuk memperluas cakupan eksposur (exposure) investor terhadap instrumen keuangan tertentu. Aktivitas leverage yang sah dan benar selalu dibangun di atas aset dasar (underlying asset), seperti saham, obligasi, mata uang, atau komoditas.

Perusahaan manajemen investasi kemudian meningkatkan daya beli investor terhadap aset dasar tersebut melalui mekanisme leverage. Artinya, investor dapat mengakses nilai investasi yang lebih besar dibandingkan modal yang sebenarnya mereka miliki. Inilah yang memungkinkan trader atau investor memiliki eksposur pasar yang lebih luas meski dengan modal yang relatif kecil.

Keuntungannya

Leverage trading adalah metode yang menawarkan cukup banyak keuntungan untuk para trader. Karena itu, tidak heran jika banyak sekali orang yang tertarik dan mencobanya demi mendapatkan keuntungan tersebut. Lalu apa saja keuntungannya? Berikut beberapa diantaranya:

1. Tidak Perlu Mengeluarkan Banyak Modal

Dengan strategi atau metode ini, trader tidak perlu mengeluarkan banyak modal. Sebab trader akan mendapatkan modal tambahan dari broker dalam bentuk pinjaman yang mana besarannya pun sangat bervariasi seperti 2x, 5x, 10x, bahkan hingga 100x tergantung kebijakan broker.

2. Meningkatkan Keuntungan

Dengan strategi ini maka trader bisa meningkatkan peluang keuntungan menjadi berkali-kali lipat daripada dengan trading biasa. Hal tersebut tentunya sangat menguntungkan bagi trader karena dalam kegiatan trading pastinya tujuan yang ingin dicapai adalah memperoleh keuntungan besar.

3 Memberikan Akses ke Pasar Trading yang Lebih Besar

Leverage trading adalah strategi yang memungkinkan trader mengakses atau masuk ke pasar trading yang lebih besar dan tidak bisa dijangkau hanya dengan model kecil. Misalnya yaitu pasar saham, forex, dan sebagainya. Apalagi leverage juga sangat fleksibel untuk berbagai macam instrumen.

Risiko

Selain menawarkan keuntungan yang beragam dan sangat bermanfaat untuk trader, leverage juga memiliki risiko tersendiri yang bisa sangat merugikan seperti berikut ini:

1. Kerugian Lebih Besar

Strategi ini juga memiliki potensi kerugian yang lebih besar jika harga bergerak tidak sesuai dengan prediksi. Bahkan trader juga bisa mengalami kerugian dalam nominal yang lebih besar dari modal awal sehingga pastinya sangat mengganggu trader.

2. Margin Call

Risiko lainnya yaitu trader mungkin menerima margin call jika kerugian melebihi margin yang tersedia. Sehingga trader harus memberikan dana tambahan guna menutupi kerugian tersebut. Lagi-lagi hal ini tentunya sangat merugikan bagi trader.

Leverage trading adalah strategi trading yang dapat memberikan keuntungan besar namun juga memiliki risiko besar pula. Dengannya trader bisa meraup untung dalam jumlah lebih banyak namun juga bisa menderita rugi lebih besar pula. Karena itu perlu kehati-hatian dan kebijakan dalam menggunakannya.

Tinggalkan sebuah Komentar