USD/CAD Bertahan Kuat dengan Adanya Inflasi di Kanada

USD/CAD bertahan kuat, Anda yang berniat untuk melakukan investasi forex, bisa mempertimbangkan untuk memilih pasangan mata uang satu ini. Namun, perlu diperhatikan sebelum memulai.

Usd Cad Bertahan Kuat Dengan Adanya Inflasi Di Kanada

Forex adalah investasi yang melibatkan pasangan mata uang tertentu. Keuntungannya berdasarkan selisih jualnya. Setiap hari, harga mata uang sudah jelas berbeda dan harus mengikuti berita pasar global untuk berinvestasi secara aman.

Kali ini, USD CAD bertahan kuat dan sudah mendekati level tertinggi baru setelah empat tahun lamanya. Levelnya kini telah mencapai 1,4100 di sesi Eropa.

USD/CAD Bertahan Kuat di Dekat 1,4100 karena Dolar Bekerja Kuat

Pasangan mata uang USD dan CAD bertahan kuat dengan kenaikan di dekat level sekitar 1,4100. Pasangan mata uang ini memang berusaha untuk bisa mempertahankan kemenangannya dalam hari perdagangannya yang ketujuh.

Baca juga : Rupiah Terhadap Dolar Hari Ini

Pertahanan kuat dari kedua mata uang tersebut sebenarnya berada di tengah-tengah berbagai faktor yang ada di sekitarnya. Ada dua faktor pendorong yang membuat pasangan mata uang ini bisa saja melemah, tapi pada akhirnya USD/CAD bertahan kuat saat ini.

Faktor pertama adalah penguatan dolar AS meski kemungkinan ada inflasi setelah kemenangan Donald Trump pada Pemilu Amerika. Kemudian untuk faktor yang kedua adalah terdapat pelemahan dolar Kanada yang disebabkan adanya peningkatan pertaruhan dovish Bank of Canada (BoF).

Berdasarkan data market, Indeks Dolar Amerika Serikat (DXY), telah melacak Greenback pada enam mata uang utama. Hasilnya, kini telah bertahan di dekat level tertinggi tahunan sebesar 107,00.

Meski begitu, sentimen pasar tetap berhati-hati sebab para investor juga tidak langsung melakukan transaksi. Para pelaku pasar masih memperkirakan putusan dari Federal Reserve (The Fed).

Meski ada berdasarkan data bahwa USD/CAD bertahan kuat, para investor akan mengikuti pendekatan pelonggaran kebijakan secara bertahap oleh The Fed. Sementara itu, indeks S7P sendiri diperdagangkan dengan hati-hati dan tidak gegabah selama jam perdagangan Eropa.

Para pelaku pasar sendiri akan terus memantau berita yang berkaitan Geopolitik. Sebab, pergerakan mata uang, faktor terbesarnya berasal dari Geopolitik yang sedang terjadi.

Selain berita utama tentang Geopolitik, para investor pada pasar juga memperhatikan beberapa komentar yang berasal dari pejabat bank sentral.

Powell Tidak Terburu-Buru Menurunkan Suku Bunga

Para pelaku pasar tidak bertindak gegabah dengan adanya fakta bahwa pasangan USD/CAD bertahan kuat. Hal itu dikarenakan Jerome Powell, selaku ketua The Fed memberikan pidatonya.

Usd Cad Bertahan Kuat

Ekspektasi penurunan suku bunga yang agresif memang masih ditunggu oleh orang-orang di pasar. Akan tetapi, Powell menegaskan kembali bahwa siklus pelonggaran kebijakan masih utuh.

Artinya, Powell tidak akan terburu-buru untuk menurunkan suku bunga karena tidak ada urgensi untuk melakukan hal tersebut. Apalagi dengan inflasi yang tetap berada di jalur yang berkelanjutan hingga menuju target bank sebesar 2%.

Powell juga mengatakan bahwa perekonomian saat ini tidak memberi sinyal untuk terburu-buru dalam menurunkan suku bunga. Jadi, kekuatan yang pelaku pasar saat ini miliki dalam perekonomian adalah dengan berhati-hati dalam mengambil segala keputusan.

Meski di Kanada memang ada inflasi, pasangan USD/CAD bertahan kuat karena indeks dolar AS bisa meningkat lebih dari 1,5% pada pekan sebelumnya. Bahkan indeks tetap berada pada fase konsolidasi dengan level di atas 106,50 pada pagi hari Senin pagi di Eropa.

Kemudian juga untuk indeks saham berjangka AS saat ini diperdagangkan pada wilayah yang positif. Hal itu terjadi setelah indeks wall street ditutup pada zona merah pada hari Jumat lalu.

Sementara itu, keputusan The Fed atas pidato dari Powell merupakan keputusan yang tepat. The Fed sebagai bank sentral terbesar AS, tentu saja memiliki tugas penting.

Dengan tidaknya menurunkan suku bunga, memastikan menjaga stabilitas harga di suatu kawasan. Jika tidak dilakukan keputusan tepat, perekonomian akan menghadapi inflasi atau deflasi ketika harga barang berfluktuasi.

USD/CAD Bertahan Kuat Tapi Pelaku Pasar Menunggu Data Inflasi Kanada

Ketika pasangan USD/CAD bertahan kuat karena dolar AS sedang berada di level aman, berbanding terbalik dengan dolar Kanada.

Sepertinya, CAD tetap tertekan dikarenakan para pelaku pasar berekspektasi bahwa BoC kembali memangkas suku bunga hingga mencapai 50 basis poin (bp) pada pertemuan bulan Desember nanti.

Para pelaku pasar tidak akan bertindak gegabah karena akan menunggu isyarat keputusan suku bunga. Selain itu, mereka juga menunggu Indeks Harga Konsumen dari Kanada pada bulan Oktober.

IHK Kanada terjadwal rilis pada hari ini Selasa, 19 November 2024. Jadi, investor akan terus menunggu hingga data tersebut bisa rilis ke publik.

Berdasarkan statistik Kanada, diperkirakan bahwa IHK utama dari negara ini akan mengalami kenaikan sebesar 0,3% setelah mengalami deflasi 0,4% pada bulan September lalu.

Jika berdasarkan data tahunan, inflasi yang ada di Kanada secara keseluruhan diperkirakan naik hingga 1,9%, dan itu lebih cepat bila dibandingkan sebelumnya, yaitu 1,6%.

Beberapa faktor yang membuat dolar Kanada tertekan selain suku bunga yang ditetapkan oleh Bank Kanada, juga karena harga minyak, inflasi di negaranya, kesehatan ekonomi, hingga kondisi neraca perdagangannya.

Ketetapan dari Bank of Canada (BoC) memang memiliki pengaruh yang cukup signifikan pada kondisi dolar Kanada. Sasaran dari BoC sendiri adalah mempertahankan inflasi pada level 1-3% dengan cara menaikkan atau menurunkan suku bunga.

Jika suku bunganya tinggi, maka akan berpengaruh baik untuk CAD, dan biasanya cukup positif. Dan tindakan BoC untuk menangani inflasi sudah benar.

Sebagai pelaku pasar, segala keputusan yang dilakukan harus berdasarkan data perekonomian yang ada. Berita tentang USD/CAD bertahan kuat memang bagus, tapi ikuti terus perkembangannya sebelum melakukan investasi pada pasar forex.

 

Tinggalkan sebuah Komentar