Dollar melanjutkan penguatan pada penutupan perdagangan Selasa kemarin (21/02/2023). Dollar mempertahankan kekuatannya didorong oleh pasar yang tengah menunggu petunjuk terkait ketahanan ekonomi AS dan rilis kebijakan the Fed.

Indeks Dollar AS yang mengukur greenback mata enam mata uang utama lainnya menunjukkan kenaikan sebesar 0.2% di angka 104.002. Angka ini tidak jauh berbeda dari level tertinggi enam minggu di angka 104.67 pada hari Jumat lalu lihat di broker exness review .
Setelah libur pada hari Senin untuk merayakan Hari Presiden, saat ini pasar tengah menanti rilis data ekonomi Amerika Serikat yang diperkirakan akan menopang kenaikan dollar. Rilis utama adalah data PMI bulan Februari dan sebagian akan tertuju pada notulen rapat terakhir the Fed.
Data PMI diperkirakan akan menunjukkan penguatan dari bulan sebelumnya. Sedangkan hasil notulen the Fed diperkirakan akan adanya kenaikan suku bunga lagi mengingat inflasi Amerika Serikat masih menunjukkan adanya peningkatan.
Rupiah Melemah Tertekan Dollar Melanjutkan Penguatan
Meski sempat menunjukkan peningkatan pada perdagangan sebelumnya, hari ini rupiah ditutup dengan pelemahan. Nilai tukar rupiah mengalami penurunan 31 point di level Rp 15.190/USD pada perdagangan sore kemarin, Selasa (21/02/2023).
Pelemahan rupiah ini terjadi karena tertekan oleh dollar AS yang menunjukkan kekuatannya selama beberapa minggu terakhir. Tidak hanya itu, perkiraan the Fed akan menaikkan suku bunga juga membuat mata uang rupiah semakin tertekan.
Selain rupiah, mata uang utama lainnya juga menunjukkan adanya pelemahan. EUR/USD turun sebesar 0.1% di angka 1.0667 jelas rilis data PMI AS. Tidak hanya itu GBP/USD juga menunjukkan penurunan 0.2% di angka 1.2016.
USD/JPY naik sebesar 0.4% ke angka 134.74 jelang rilis data PMI AS. Sedangkan AUD/USD menurun 0.3% menjadi 0.6882 jelang rilis notulen the Fed karena pasar memprediksi akan ada kenaikan suku bunga untuk menurunkan level inflasi AS.
Minggu ini, pasar akan fokus pada hasil rapat the Fed dan rilis data ekonomi AS. Sampai data rilis di broker forex legal di Indonesia, dollar melanjutkan penguatannya karena mata uang utama lainnya mengalami pelemahan selama beberapa pekan terakhir.
Baca juga : Trading Forex Menurut Islam
