GBP CHF adalah salah satu pasangan mata uang dalam perdagangan forex yang mewakili nilai tukar antara Pond Inggris (GBP) dan Franc Swiss (CHF). Hal ini artinya GBP CHF menunjukkan berapa banyak Franc Swiss yang dibutuhkan untuk membeli satu Pound Inggris. Pasangan mata uang ini sering diperdagangkan di pasar forex oleh para trader yang sedang mencari keuntungan dari pergerakan nilai tukar antara kedua mata uang ini. Pada artikel ini kita akan membahas apa saja faktor yang dapat mempengaruhi nilai mata uang ini. Dan juga apa saja strategi perdagangan yang bisa diterapkan jika ingin berinvestasi kepada pasangan mata uang ini.
Sejarah Singkat GBP CHF
Jika dilihat dari sejarahnya, Pound Sterling adalah salah satu mata uang tertua di dunia yang masih digunakan hingga saat ini. Mata uang ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 775 M oleh kerajaan Anglo-Saxon. Sedangkan Franc Swiss diperkenalkan pada tahun 1850 M setelah penyatuan moneter di Swiss, untuk menggantikan berbagai mata uang lokal.
Pasangan mata uang GBP CHF dikenal dengan volatilitasnya yang tinggi, hal ini memberikan peluang perdagangan yang sangat menarik bagi para trader yang ingin memanfaatkan pergerakan harga jangka pendek. Volatilitas yang dimiliki pasangan mata uang ini seringkali dipengaruhi oleh beberapa faktor. Seperti perbedaan kebijakan moneter antara Bank of England dan Swiss National Bank, peristiwa politik, dan peristiwa ekonomi di kedua negara.
Faktor yang Mempengaruhi Nilai Pasangan Mata Uang
Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi nilai pasangan mata uang GBP CHF. hal ini seperti faktor ekonomi dan faktor global. Di bawah ini akan dijelaskan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi nilai mata uang ini:
Ekonomi Inggris

Pertumbuhan ekonomi Inggris diukur melalui indikator seperti GPD, produksi industri, dan data tenaga kerja. Pertumbuhan ekonomi yang kuat tentu akan memperkuat nilai mata uang GBP. keputusan mengenai suku bunga dan kebijakan moneter oleh Bank of England juga akan secara signifikan mempengaruhi nilai mata uang ini. Suku bunga yang lebih tinggi biasanya juga akan meningkatkan nilai mata uang ini karena dapat menarik investasi asing.
Ekonomi Swiss

Swiss National Bank sering kali mengambil kebijakan mengenai suku bunga negatif dan intervensi di pasar valuta asing. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menjaga stabilitas ekonomi serta nilai mata uang CHF. Sehingga dengan keputusan yang ditetapkan akan berdampak langsung pada nilai CHF.
Tingkat inflasi di negara ini yang cenderung rendah dan stabil membuat CHF sebagai mata uang yang aman. SNB berusaha untuk menjaga inflasi agar tetap rendah untuk menjaga daya beli dan stabilitas ekonomi. Swiss dikenal dengan stabilitas politik dan ekonomi yang sangat kuat. Sehingga para investor menganggap CHF sebagai mata uang safe haven yang akan dibeli selama masa ketidakpastian global.
Faktor Global yang Mempengaruhi Nilai GBP CHF

Peristiwa global seperti perang, krisis ekonomi, dan perubahan politik global akan mempengaruhi nilai tukar pada GBP CHF. sehingga pada masa seperti ini para investor akan cenderung membeli CHF sebagai mata uang safe haven. Perubahan dalam kebijakan perdagangan internasional, seperti tarif dan kesepakatan perdagangan juga akan mempengaruhi kedua mata uang. Tak hanya itu, konflik geopolitik, dan ketegangan internasional juga cenderung akan meningkatkan permintaan untuk CHF. Hal ini dikarenakan CHF memiliki reputasi karena stabilitasnya yang tinggi sementara GBP mungkin akan melemah karena ketidakpastiannya.
Strategi Perdagangan GBP CHF
Dalam investasi pasangan mata uang ini, ada beberapa strategi yang bisa kamu terapkan. Untuk strategi trading jangka pendek kamu bisa menggunakan teknik scalping dan day trading. Sedangkan untuk strategi jangka panjang kamu bisa menggunakan teknik strategi swing trading dan posisi.
Scalping adalah strategi perdagangan jangka pendek yang berfokus pada pengambilan keuntungan kecil dari sebuah pergerakan harga yang sangat cepat. Biasanya strategi ini berlangsung dalam hitungan detik atau menit. Untuk menggunakan strategi ini indikator yang biasa digunakan adalah Moving Averages, Bollinger Bands, dan indikator momentum seperti RSI.
Untuk strategi dengan teknik day trading, kamu bisa membuka dan menutup posisi dalam satu hari perdagangan, tanpa membiarkan posisi terbuka semalaman. Indikator yang bisa kamu gunakan adalah grafik 5 menit atau 15 menit, moving averages, volume trading, dan indikator MACD.
Strategi trading jangka panjang seperti swing trading adalah strategi yang bertujuan untuk mengambil keuntungan dari pergerakan harga dalam beberapa hari hingga hitungan minggu. Kamu bisa menggunakan indikator teknis seperti grafik harian atau 4 jam, pola candlestick, serta level support dan resistance. Swing trader mencari pembalikan tren atau kelanjutan tren yang signifikan. Misalnya membeli GBP CHF saat harga mendekati support dan menjualnya saat harga mendekati resistance.
Sedangkan untuk strategi posisi trading adalah strategi jangka panjang yang fokus pada fundamental ekonomi dan tren jangka panjang. Dimana trader biasanya akan memegang posisi selama beberapa bulan atau bahkan tahun.
Cara Mengelola Risiko dalam Perdagangan Mata Uang
Dalam melakukan perdagangan mata uang, sangat penting untuk mempelajari bagaimana cara untuk mengelola risiko. Hal ini bertujuan agar trader bisa memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan kerugian. Salah satu cara utama untuk melakukannya adalah dengan menentukan stop loss dan take profit. Menentukan ukuran posisi yang sesuai dengan toleransi risiko juga merupakan hal yang sangat penting. Hindari mengambil posisi yang terlalu besar jika dibandingkan dengan total yang dimiliki. Dan usahakan agar risiko tidak lebih dari 1-2% dari total akun perdagangan pada setiap perdagangan tunggal. Letakkan diversifikasi portofolio perdagangan dalam beberapa posisi atau pasangan mata uang sehingga dapat mengurangi risiko secara keseluruhan.
Gunakan leverage secara bijak, sehingga kamu bisa mengelola risiko secara efektif. Meskipun leverage bias meningkatkan potensi keuntungan, namun leverage yang tinggi juga akan secara otomatis meningkatkan risiko kegagalan. Oleh karena itu, gunakan leverage dengan hati-hati. Pahami juga mengenai risiko yang terkait.
Sebagai trader yang berhati-hati kamu juga harus menganalisis pasar secara teratur dan terus pantau berita ekonomi serta peristiwa global yang bisa mempengaruhi harga nilai mata uang GBP CHF. gunakan kalender ekonomi agar kamu tetap terinformasi mengenai rilis data penting. Dengan demikian kamu bisa membuat keputusan perdagangan secara lebih baik. Yang pada akhirnya kamu bisa mengelola risiko dengan lebih efektif.
Dengan memahami berbagai strategi perdagangan, baik dalam jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang serta menerapkan bagaimana pengelolaan risiko yang baik akan membantu kamu untuk terus meningkatkan peluang sukses dan mengurangi potensi kerugian dalam perdagangan pasangan mata uang di pasar forex.
Dalam perdagangan mata uang ini kamu juga harus memastikan bahwa broker yang kamu gunakan telah terdaftar dalam lembaga regulasi yang dapat dipercaya. Kamu bisa membaca artikel mengenai berbagai topik soal trading dan broker di laman website kami. Sehingga kamu bisa menambah wawasan kamu mengenai dunia trading.
Tagged With : forex • mata uang • trading
