Paham akan waktu pasar dalam dunia trading sangatlah penting, terlebih ketika terjadi perubahan jam trading forex. Perubahan tersebut dapat disebabkan oleh banyak faktor, mungkin waktu musim panas (Daylight Saving Time/DST), hari libur nasional atau kebijakan dari broker tertentu. broker exness
Mengingat perubahan jam tersebut sangat penting untuk diperhatikan, kali ini kita akan membahas hal ini secara lengkap dan bagaimana cara trader untuk menyikapinya. Dengan demikian, kedepannya tidak akan menimbulkan masalah.
Alasan Terjadi Perubahan Jam Trading Forex

Jam forex trading umumnya berlangsung 24 jam selama 5 hari kerja. Namun, memang terdapat beberapa kondisi yang dapat mengubah jadwal tersebut, apa saja?
Daylight Saving Time (DST)
DST merupakan praktek mengatur ulang jam yang ada di wilayah tertentu untuk memaksimalkan sinar matahari. Pada saat wilayah seperti Eropa atau Amerika Serikat menerapkan DST, jadwal buka dan tutup dari pasar forex juga ikut bergeser.
Misalnya, pada saat Amerika Serikat mulai DST di bulan Maret, jam buka pasar New York biasanya akan maju satu jam. Tentunya hal tersebut sangat berpengaruh langsung pada overlap waktu trading antara pasar New York dan London, dimana salah satu waktu paling aktif untuk melakukan trading.
Libur Nasional dan Internasional
Pasar forex ini tetap buka secara global, namun beberapa bank besar di negara tertentu mungkin akan tutup ketika libur nasional. Contohnya, ketika hari Natal atau tahun baru, sebagian besar pasar akan tutup atau hanya buka setengah hari.
Baca juga: Cara menghitung lot forex untuk trader pemula
Ketika bank tutup, volume perdagangan tentu akan berkurang drastis. Hal tersebut berakibat volatilitas pasar menurun atau justru meningkat secara tidak terduga.
Kebijakan Broker Forex
Setiap broker forex mempunyai kebijakan tersendiri mengenai jam operasionalnya, terlebih ketika terdapat perubahan jadwal pasar. Jadi, sangat penting untuk Anda selalu memantau pengumuman resmi dari broker.
Dampak Perubahan Jam Trading Forex Untuk Trader
Perubahan jam trading forex tentunya memberikan dampak untuk para trader, yang menjadi pertanyaan adalah dampak apa saja?
Perubahan Volatilitas Pasar
Ketika terjadi perubahan jam trading, volatilitas pasar dapat berubah secara drastis. Seorang trader harus menyesuaikan strategi untuk menghindari overtrading atau mengambil posisi ketika pasar sedang tidak likuid.
Penyesuaian Strategi dan Waktu Entry
Beberapa strategi seperti day trading atau scalping akan bergantung dengan waktu tertentu. Perubahan jam dapat membuat sinyal trading menjadi kurang akurat jika tidak adaptasi.
Resiko Slippage dan Spread Lebar
Ketika pasar sedang tidak aktif karena adanya perubahan waktu, spread antara harga bid dan ask bisa melebar. Hal ini tentunya akan meningkatkan resiko slippage dan potensi kerugian, terutama untuk trader yang membuka posisi besar.
Tips Menghadapi Perubahan Jam Trading Forex

Jika terdapat perubahan jam trading, tentu saja Anda harus melakukan beberapa hal agar tetap memberikan hasil yang optimal. Anda bisa melakukan beberapa tips ini:
- Selalu pantau kalender ekonomi dan berita resmi dari broker.
- Menggunakan alarm atau pengingat waktu trading baru.
- Menguji strategi Anda pada akun demo setelah jam trading berubah.
- Menghindari untuk membuka posisi penting ketika volume pasar rendah.
Memahami secara baik perubahan jam trading forex menjadi bagian penting dari manajemen resiko dalam dunia trading. Dengan Anda mengetahui penyebab serta dampaknya, tentu saja Anda dapat menyesuaikan strategi dan tetap ada di jalur yang aman. Selalu mengikuti aplikasi trading broker serta kalender ekonomi akan membuat Ada tidak kehilangan momen penting dalam pasar tersebut.
