PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) di kuartal I-2025 mencetak prestasi gemilang dengan laba bersih Rp 2,1 triliun. Laba ini melonjak hingga 794% secara tahunan. Harga saham Antam ini melampaui ekspektasi analisis, bahkan hal tersebut membuat ANTM sebagai saham mineral favorit di BEI atau Bursa Efek Indonesia.

Riset UBS mencatat bahwa laba meningkat 43-48% dari proyeksi setahun penuh UBS. Hal tersebut juga berkat kenaikan margin seluruh segmen bisnis seperti emas, logam dan bijih nikel premium. xm trading
Harga Saham Antam (ANTM) Melejit
Harga Antam melonjak tajam menjadi reli yang tak bisa begitu saja diabaikan. Pasar merespon positif sejumlah katalis, seperti keterlibatan Antam dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik dan optimisme terhadap percepatan hilirisasi nikel. Hal lainnya adalah sinyal positif kebijakan royalti minerba yang baru.
Kemudian di waktu yang sama harga komoditas utama stabil. Termasuk emas dan nikel yang memberikan dukungan tambahan terhadap prospek pemasukan perusahaan.
Baca juga : Harga minyak dunia bergejolak, bangkit dari level terendah
Di segmen emas, terdapat peningkatan margin EBITDA menjadi 7,6%, sebelumnya 6,4%, sehingga telah melampaui proyeksi sebesar 7%. Diperkirakan jumlah ini akan terus bertambah seiring pasokan emas datang dari perusahaan terafiliasi, yakni PT Freeport Indonesia. Untuk jumlah yang disepakati per tahun yakni mencapai 30 ton.
Selanjutnya pada bisnis nikel rata-rata harga jual bijih nikel Antam dengan nilai 45 dolar AS per ton. Dengan demikian, kenaikan secara tahunan yakni 31%.
Sementara itu, pada bisnis hilirisasi nikel, UBS mencatat perusahaan patungan Antam di sektor baterai EV berlanjut. Penjualan bijih nikel Antam per tahun mulai 2029 dapat bertambah 20 juta ton per tahun. Penjualan bauksit menurut perkiraan juga dapat melejit berkat dukungan ekspansi kapasitas JV alumina.
Momentum Saham ANTM
Dari sisi teknikal, grafik pergerakan harga saham Antam memperlihatkan euforia. Selain kenaikan harga yang tajam, dari sinyal teknikal mayoritas mengarah tren bullish ekstrem.
Saham ANTM saat ini berada di puncak kekuatan. Pola candlestick mendukung tren naik, mengonfirmasi tren ini bukan kebetulan dan indikator momentum serempak menunjukkan optimisme. Akan tetapi adanya overbought yang ekstrem ini menjadi pengingat untuk setiap reli sekuat apapun itu membutuhkan koreksi sehat.
Jadi, bagi investor baru, waktu seperti ini bukan waktu terbaik untuk masuk agresif. Namun untuk pemegang saham sejak harga lebih rendah sudah saatnya memperkuat disiplin. Bisa merealisasikan sebagian keuntungan atau agar tidak terjebak dengan tren yang bisa berubah arah tiba-tiba, maka dapat memasang strategi trailing stop.
Investor harus mengkaji posisi Antam dari sudut pandang lebih komprehensif. Meskipun kinerja keuangan di awal tahun menjanjikan, akan tetapi pengendalian risiko eksternal menjadi penentu keberlanjutan pertumbuhan. Potensi saham akan terwujud dalam jangka panjang dipengaruhi oleh kemampuan Antam dalam menavigasi harga komoditas yang bergejolak, disiplin dalam eksekusi proyek hilirisasi dan dinamika kebijakan.
