Krisis Perbankan AS Menaikkan Yen Namun Melemahkan Dolar

Beberapa dampak bermunculan setalah adanya krisis perbankan AS yang beberapa waktu lalu melanda. Yen Jepang memimpin kenaikan untuk semua mata uang Asia, tetapi dolar AS terus turun.

Krisis Perbankan AS Menaikkan Yen Namun Melemahkan Dolar

Fenomena tersebut terjadi karena adanya langkah dari para pedagang dalam mengurangi kekhawatiran tentang krisis perbankan yang akan datang. Bahkan beberapa di antaranya beralih ke aset berbasis risiko.

Yen naik 0,8% terhadap dolar menjadi 130,58, membalikkan kerugian tadi malam. Mata uang biasanya bertindak sebagai safe haven juga diuntungkan dari konsolidasi pendapatan luar negeri oleh perusahaan Jepang menjelang akhir tahun fiskal Jepang pada hari Jumat. broker forex spread rendah

Mata Uang Asia Terhadap Pasca Krisis Perbankan AS

Meningkatnya inflasi pada layanan bisnis ke bisnis Jepang menunjukkan bahwa tekanan harga domestik tetap tinggi. Cara inilah yang dapat mendorong Bank of Japan untuk memperketat kebijakan moneter tahun ini.

Baca juga : Harga Emas Mulai Naik Ditengah Melemahnya Greenback

Kenaikan terjadi di mata uang berbasis risiko lainnya. Ringgit Malaysia dan baht Thailand masing-masing naik 0,5% menjadi 0,4%. Sedangkan dolar Australia naik 0,6% pasca krisis perbankan AS melanda.

Dolar Australia juga didukung oleh data penjualan ritel sedikit lebih baik dari perkiraan yang menunjukkan ketahanan ekonomi. Di sisi lain, nilai Yuan China masih tertinggal dari mata uang lainnya. Kenaikan nilai Yuan hanya 0,1%.

Fenomena tersebut terjadi setelah Bank Rakyat China melemahkan suku bunga jangka menengahnya. Data aktivitas bisnis China juga menjadi fokus minggu ini untuk mengukur pemulihan ekonomi China.

Kondisi Dolar Pasca Krisis Perbankan AS

Sementara itu, dolar terus jatuh terhadap sekeranjang mata uang Asia karena permintaan dolar sebagai safe haven melemah. Hal ini terjadi karena kekhawatiran krisis perbankan mereda. Indeks dolar dan indeks berjangka dolar turun sekitar 0,2%.

Berbagai jaminan dari regulator AS terhadap stabilitas sistem perbankan dan janji dukungan likuiditas yang lebih besar juga membantu meningkatkan sentimen. Ketakutan akan krisis perbankan menyebabkan arus keluar modal yang tajam dari pasar Asia di bulan Maret.

Namun, sentimen yang membaik dapat melihat pemulihan yang kuat di pasar regional. Pertumbuhan ekonomi yang lebih lemah menjelang akhir tahun juga dapat membebani sentimen akibat dari krisis perbankan AS. broker exness review

 

Tinggalkan sebuah Komentar