Yen Jepang Terhadap USD Menguat, Komentar Gubernur BoJ

Yen Jepang terhadap USD kini statusnya menguat karena mata uang negeri Sakura terus mengalami peningkatan moderat dalam perdagangan harian. Hal itu tentu menyeret pasangan mata uang USD/JYP ke level terendah yang baru sekitar 154,00-an.

Yen Jepang Terhadap Usd Menguat

Sementara itu, Gubernur Bank of Japan, yaitu Kazuo Ueda tidak mengonteri apapun tentang kebijakan moneter. Meski begitu, Ueda juga tidak menutup pintu tentang kenaikan suku bunga lain pada bulan depan.

Bersamaan dengan hal tersebut, kondisi geopolitik berdampak risiko pada perekonomian di beberapa negara. Bagi yang ingin berinvestasi pada USD/JPY, inilah penjelasan lebih lanjut bagaimana kekuatan yen terhadap USD.

Yen Jepang Terhadap USD Terus Menguat dengan Tidak Memiliki Bullish

Status yen terhadap USD memang berlangsung kuat. Bahkan para pelaku pasar yang memilih USD/JYP bisa tersenyum lebar dengan keuntungan yang didapat nanti.

Baca juga : Poundsterling Menguat Tajam Lebih Dari Perkiraan Sebelumnya

Akan tetapi, ada beberapa faktor yang mungkin bisa menghambat yen Jepang terus melaju tinggi. Salah satunya adalah kondisi geopolitik di mana peperangan di Rusia dan Ukraina terus berlanjut.

Karena faktor geopolitik itu, ternyata menjadi kunci dasar safe-haven JPY yang sekarang berada di tengah intervensi. Meski begitu, apresiasi JPY cukup selit di tengah-tengah adanya risiko positif dan terdapat kenaikan imbal hasil obligasi dari pemerintahan Amerika Serikat.

Sementara itu, para pelaku pasar juga terlihat yakin dan lebih berhati-hati setelah yen Jepang terhadap USD. Hal itu dikarenakan presiden terpilih AS, Donald Trump akan meningkatkan inflasi.

Jika sudah seperti itu, The Fed akhirnya terpaksa untuk memperlambat siklus pemotongan siklus bunga yang telah dinantikan para pelaku pasar. Meski begitu, ternyata hal tersebut memberikan dukungan imbal hasil obligasi AS, serta mampu menguntungkan para pembeli dolar AS (USD).

Para pembeli pasangan mata uang USD juga menjamin kewaspadaan sebelum menempatkan investasi pada bullish baru di sekitar Yen Jepang (JPY). Hal tersebut berimbal penurunan lebih rendah pada pasangan USD/JPY.

Adanya yen Jepang terhadap USD yang meningkat, para pelaku pasar sekarang banyak memantau data makro AS untuk beberapa dorongan pidato nanti yang akan dibawakan oleh beberapa anggota FOMC. Nantinya pidato tersebut juga berpengaruh di Amerika Utara.

Meski sambil memantau data makro AS, tetap saja para pelaku pasar juga memfokuskan diri pada Indeks Harga Konsumen inti Nasional Jepang. Ini juga salah satu hal yang diperhatikan oleh pihak BoJ pada pertemuan berikutnya.

Pernyataan Gubernur BoJ yang Menguatkan Yen Jepang Terhadap USD

Menguatnya yen Jepang terhadap USD, tidak lepas dengan pernyataan Gubernur Bank of Japan (BoJ) dalam memberikan kebijakannya. Para pelaku pasar sudah lama menunggu hal ini.

Yen Jepang Terhadap Usd Menguat Setelah Komentar Gubernur Boj

Kazuo Ueda, selaku Gubernur dari Bank of Japan, ternyata sudah membuat pelaku pasar melakukan perkiraan sejak awal minggu ini. Tebakan yang dilakukan adalah seberapa cepat bank sentral akan mulai mengetatkan kebijakan moneternya.

Selain itu, para pelaku pasar juga mengira-ngira berapa peluang dari kenaikan suku bunga yang besarannya 25 basis poin (bp). Para pelaku pasar juga menunggu mengenai keputusan yang ditahan pada pertemuan kebijakan dari BoJ terakhir kali di tahun ini.

Kemungkinan keputusan tersebut akan disampaikan pada tanggal 18-19 Desember 2024. Jika melihat dari laporan mediasi, Akazawa selaku Menteri Revitalisasi Ekonomi Jepang mengusulkan paket ekonomi.

Diperkirakan, paket ekonomi tersebut mencapai 21,9 triliun Yen Jepang. Itu memang angka yang cukup fantastis. Yen Jepang terhadap USD juga masih dipengaruhi oleh keputusan dari The Fed. Terlebih lagi untuk yang memasang mata uang USD/JPY.

Tapi kondisi ekonomi mulai tenang ketika pejabat Rusia mengatakan bahwa pelaku pasar tidak boleh khawatir tentang perang nuklir. Sementara itu, setelah Donald Trump terpilih menjadi Presiden AS akan memberikan beberapa kebijakan yang bisa memicu inflasi. Bagi para pelaku pasar valuta asing dapat memantau pergerakan harga melalui broker forex terpercaya.

Anda jangan khawatir terlebih dulu. Yen terhadap USD akan tetap kuat karena di tempat terpisah, Gubernur The Fed, yaitu Michelle Bowman mengatakan bahwa perkembangan inflasi telah berhenti. Akan tetapi, pihak dari bank sentral juga tetap harus berhati-hati dalam mengambil langkah berikutnya.

Pembeli USD/JPY Merasa Senang dengan SMA 100 Berada Di Atas

Sepertinya meningkatnya kekuatan yen Jepang terhadap USD benar adanya karena pembeli USD/JPY akan tersenyum lebar. Alasan utamanya karena pasangan mata uang USD/JPY telah menunjukkan kekuatannya di bawah Simple Moving Average (SMA) 100 periode pada grafik 4 jam pada perspektif teknis.

Presiden The Fed di New York, yaitu John Williams mengatakan dalam wawancara Barron’s bahwa inflasi sudah mulai mendingin, suku bunga turun lebih jauh. Pembeli pasangan mata uang USD/JPY akan merasa diuntungkan karena pada grafik harian.

Keduanya bertahan di posisi aman pada wilayah positif. Hal itu menunjukkan bahwa penurunan selanjutnya, masih bisa dilihat. Ketika situasi sudah seperti ini, maka peluang belinya adalah area di dekat 154,65 – 154,60.

Berdasarkan data tersebut, ternyata dapat membantu membatasi penurunan di daerah dekat dengan level 154,00. Ternyata support tersebut menjadi titik penting utama yang akan bertindak, ketika terdapat rintangan langsung.

Bagian atas dari pasangan mata uang USD/JPY, bisa melakukan beberapa usaha baru agar bisa merebut level 156,00. Memang cara ini tidak mudah, tapi masih bisa diusahakan akan mencapai level yang diinginkan.

Beberapa pelaku usaha melakukan aksi pembelian lebih lanjut dan hal tersebut bisa mengangkat harga spotnya. Kemudian, bisa melakukan uji ulang pada puncak multi-bulan yang dekat dengan level 156,75 seperti pada Jumat lalu.

Untuk bisa terus meningkatkan mata uang Yen Jepang, memang perlu menunggu hasil keputusan BoJ. Kini, setelah komentar Gubernur BoJ, yen Jepang terhadap USD dapat menguat dan beberapa trader forex tertarik untuk membelinya di website kami.

 

 

 

Tinggalkan sebuah Komentar